Gaji P3K Belum Disediakan Pemkab Tator

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAKALE— Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak ( P3K ) belum ada kejelasan . 120 orang P3K di Tana Toraja belum ditentukan apakah gaji mereka ditanggung pusat atau melalui APBD. Pemkab belum menyediakan anggaran .

120 P3K tersebut terdiri dari 98 tenaga guru dan 22 orang penyuluh pertanian. Berdasarkan PP 49 tahun 2018 penggajian P3K terebut dibebankan kepada pemerintah daerah. Berbeda dengan PNS gajinya dari DAU.

Meski begitu pemerintah daerah belum menentukan sumber anggaran para P3K tersebut lantaran APBD 2019 sudah berjalan.

” Masalahnya , keuangan daerah sudah berjalan sesuai dengan APBD, lalu ada beban gaji untuk P3K ini masalah untuk sumber anggarannya, jadi kita tetap berharap ada jalan keluar untuk itu, ” harap Joni Tonglo kepala badan kepegawaian dan Pelatiham SDM Tator , Selasa 20 Agustus.

Memang hingga kini SK yang lulus sebagai P3K tersebut belum ada sehingga jalan keluar untuk penggajian segera diputuskan pihal kemenpan RB dan BKN pusat.

Penyuluh pertanian yang lulus sebagai P3K , Yustinus Palinoan mengaku jika hingga saat ini bersama dengan 22 rekannya masih tercatat sebagai tenaga honor lapangan tenaga bantu penyuluh pertanian Kementan RI. Mereka tak mempersoalkan penggajian lagi. “Kita siap bekerja saja, kami sudah lulus P3K, tetapi belum ada SK, kami sementara masih tenaga kontrak kementerian pertanian, ” jelas Palinoan( Frederich Suselisu )

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...