Gudang Peluru di Polda Metro Jaya Terbakar, Ini Kondisinya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Sebuah gudang peluru di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/9) pagi, dilalap si jago merah. Beruntung dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa. Saat ini, api sudah bisa mulai dipadamkan oleh petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan. Salah seorang petugas piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Hasan mengatakan bangunan yang terbakar adalah gudang peluru. Kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05. 35 WIB. “Informasi yang terbakar adalah gudang peluru,” ujar Hasan saat dikonfirmasi, Selasa (20/8). Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi guna memadamkan api yang menyala sejak pukul 05.35 WIB itu. Dengan bantuan 15 unit mobil damkar, api berhasil padam total pukul 07.45 WIB. Dia menyebut tak ada kendala yang dialami petugas dalam memadamkan kebakaran di gudang peluru itu. Hingga kini belum bisa dipastikan penyebab kebakaran.

Pimpinan KPK Diminta Bersinergi dengan Jaksa dan Polisi Andi Sudirman Imbau Warga Jangan Mudah Terprovokasi Mahasiswa Desah-desahan dengan Pacar Direkam, Disebar ke Keluarga Bupati Sidrap Perintahkan BPBD ke Lokasi Tanah Longsor Leppangan Kenaikan Gaji PNS, BKN Harap Usulan dari Senayan
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono membantah kalau bangunan yang terbakar adalah gudang peluru. Dia menjelaskan kalau yang terbakar tak lain adalah sebuah ruang bawah tanah berukuran 4×3 meter berisikan barang-barang tidak terpakai seperti sarung magazen, sangkur, serta kotak pembungkus logistik. “Ruang bawah tanah yang berisi barang-barang gak terpakai seperti sarung magazen, kotak-kotak kayu bekas,” kata Argo menambahkan. Argo belum bisa memastikan apa penyebab kejadian di sana. Dia menyebut bangunan itu sedianya memang sedang direnovasi. Dirinya menegaskan dalam kejadian itu hanya asap saja. Dia menampik api menyala besar di sana. “Penanganan sudah selesai,” katanya lagi. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...