Kenaikan Gaji PNS, BKN Harap Usulan dari Senayan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Presiden Jokowi tidak menyinggung kenaikan gaji PNS dalam pidatonya pada 16 Agustus lalu. Namun, Jokowi memastikan gaji ke-13 dan THR (tunjangan hari raya) tetap akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) pada 2020.

Lantas adakah peluang gaji PNS naik tahun depan? Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan, peluang itu bisa saja terjadi.

Mengingat, pernyataan Presiden Jokowi saat pidato penyampaian keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN 2020 beserta nota keuangannya di depan rapat Paripurna DPR di Senayan, Jumat (16/7), itu, belum jadi produk hukum.

“Kan belum jadi UU APBN. Kalau misalnya anggota DPR mengusulkan kenaikan gaji di Badan Anggaran kan boleh. Tinggal realistis gak beban fiskalnya,” kata Bima, Selasa (20/8).

‘Toraja In Love’ Genre Romantis Tampilkan Keindahan Tator

Wika Salim Belajar Jadi Komedian, Ini Tantangannya

OTT Jaksa oleh KPK, Lima Orang Diperiksa di Polresta Surakarta

OTT di Kejari Yogyakarta, Empat Orang Diringkus KPK

Pemulangan Mahasiswa Papua, Ini Kata Wali Kota Malang

Sebagai sekjen Korpri, Bima berharap tahun depan ada kenaikan gaji PNS. Alasannya, tingkat inflasi semakin variatif. Biasanya tiap tahun pemerintah mengusulkan kenaikan gaji dengan persentase mengikuti laju inflasi.

Namun, untuk 2020, menurut Bima, belum ada usulan dari pemerintah. Bima berharap ada usulan terutama dari DPR untuk kenaikan gaji PNS disesuaikan dengan kemampuan anggaran negara.

“Ya kalau PNS kan nerimo saja. Karena dengan gaji 13 dan THR sudah terima kasih. Kalau BKN kan enggak mungkin usulin kenaikan gaji PNS,” ujarnya sambil tertawa. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar