Soal Papua, PP Muhammadiyah Sebut Ada yang Manfaatkan untuk Separatisme

Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:22 WIB
INT

FAJAR.CO.ID — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Sekretaris Umumnya, Abdul Mu’ti, mengingatkan pemerintah agar berhati-hati menyikapi permasalahan terkait Papua, termasuk peristiwa yang terjadi di Surabaya, kerusuhan di Manokwari, dan beberapa tempat lain.

“Pemerintah hendaknya menggunakan berbagai pendekatan, tidak hanya keamanan dan militer,” kata Mu’ti dihubungi dari Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Mu’ti meminta masyarakat mempercayakan penanganan masalah tersebut kepada pemerintah, khususnya aparatur keamanan.

Masyarakat jangan terpengaruh oleh upaya adu domba yang dilakukan pihak-pihak yang memancing di air keruh dan memanfaatkan isu kekerasan dan kerusuhan itu untuk kepentingan yang merusak persatuan dan kesatuan.

“Ada yang sengaja memanfaatkan masalah Papua untuk kepentingan separatisme dengan memancing sentimen dan permusuhan rasial, primordialisme agama, dan antargolongan,” tuturnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan 43 mahasiswa asal Papua setelah asrama mereka di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, digeruduk massa ormas.

Massa ormas marah lantaran ada dugaan oknum mahasiswa Papua melakukan penurunan bendera merah putih dan membuangnya ke selokan. (JPNN)

loading...