Manokwari Mulai Kondusif, Sorong Masih Ada Aksi Massa

Rabu, 21 Agustus 2019 12:39

FAJAR.CO.ID, PAPUA– Upaya meredam aksi massa lanjutan di Papua dan Papua Barat ( Manokwari dan Sorong ) terus berlangsung. Kemarin Presiden Joko Widodo memanggil staf khusus untuk Papua yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, Lenis Kogoya ke Istana Kepresidenan Jakarta. Keduanya membahas antisipasi agar kasus kerusuhan itu tidak terulang.Lenis mengatakan bahwa pihaknya sudah mengusulkan agar dilakukan pembenahan terhadap asrama-asrama Papua di berbagai daerah. Ke depan, pihaknya berharap kondisi asrama bisa lebih diperhatikan. “Pola asrama kita perhatikan, pola hidup diperhatikan. Terus, pendidikan juga diperhatikan,” ujarnya.Tadi malam Lenis bertemu dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Hadir pula 11 mahasiswa asal Papua yang bercerita tentang kondisi mereka di Surabaya. Risma bercerita tentang upaya pemkot melibatkan mahasiswa dan masyarakat Papua di Surabaya. Mulai event hari ulang tahun hingga pentas budaya.Risma juga menjelaskan, ada orang-orang Papua yang punya posisi strategis di pemkot. Misalnya, Kabaghumas M. Fikser, Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun, dan Camat Sukomanunggal, Lakoli.Lenis mengapresiasi kebijakan Risma yang memberikan ruang atau kesempatan bagi orang Papua untuk menjadi pejabat pemkot. Lenis akan bertemu dengan mahasiswa dan penghuni asrama Papua di Kalasan. Dia menyebutkan, bisa jadi penghuni asrama merasa belum aman sehingga belum mau bertemu dengan orang lain. ”Mama (Risma) bukan ditolak, bukan. Tapi menunggu kita makan papeda bersama. Sebentar malam ini mereka akan ke hotel dan akan kita atur,” ujar dia.

Bagikan berita ini:
9
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar