Manokwari Mulai Kondusif, Sorong Masih Ada Aksi Massa

Rabu, 21 Agustus 2019 12:39

Jerat Imam Nahrawi, KPK Kumpulkan Alat BuktiKulit di Sekitar Mata Mengalami Penuaan Lebih CepatUkuran Payudara Pengaruhi Produksi ASI, Ini PenjelasannyaAmerika Serikat Tegaskan Cegah Kapal Tangker Iran ke Suriah

Polisi telah menerima data korban kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Untuk fasilitas umum, yang mengalami kerusakan mencapai 25 gedung. Perinciannya, 15 gedung di Sorong dan 10 lainnya di Manokwari. Namun, data itu masih sementara. “Masih bisa bertambah,” paparnya.Proses hukum terhadap penyebar hoaks yang memicu kerusuhan di Papua juga berlanjut. Setelah diidentifikasi, ternyata ada lima akun yang menyebarkan hoaks sehingga membuat masyarakat Papua marah. “Bentuknya foto hingga video yang bersifat provokasi,” tuturnya. Polisi masih berupaya mendeteksi pemilik lima akun tersebut. Belum diketahui apakah lima akun itu terhubung.Pada bagian lain, Gubernur Papua Lukas Enembe, tampaknya, belum yakin benar akan jaminan keamanan yang disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur, Irjen l Luki Hermawan. Buktinya, dia berencana menarik seluruh mahasiswa yang kuliah di Pulau Jawa.Cenderawasih Pos melaporkan, Enembe menyatakan telah berkomunikasi secara khusus dengan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. Komunikasi itu terkait dengan rencana memulangkan para mahasiswa yang kuliah di Jawa. Para mahasiswa itu selanjutnya dikuliahkan di Universitas Papua (Unipa) Manokwari dan Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura. (jp)

Bagikan berita ini:
8
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar