Miss Earth Sulsel 2019 Jalani Karantina, Bakal Bahas Plastik

Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:32 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Satu lagi pemuda Makassar yang kembali mewakili Sulawesi Selatan di ajang bergengsi. Andi Tenri Nurafni Apriliyani.

Perempuan berusia 24 tahun ini, sebelumnya terpilih menjadi Top 10 Putri Pariwisata Sulsel 2016 lalu. Kali ini ia kembali terpilih mewakili Sulsel diajang pemilihan Miss Earth 2019.

Selama masa karantina, beberapa bekal ia siapkan mulai dari wawasan hingga paper yang akan ia presentasikan di depan para juri di Sun City Grand Ballroom, Jakarta pada Sabtu, 24 Agustus 2019 mendatang.

Kepada FAJAR, Lani mengaku materi presentasi mengenai kesadaran penggunaan plastik, pemakaian energi yang lebih hemat, sampai beberapa isu lingkungan yang akan dibahas semuanya disajikan dalam paper.

Bahkan, kata dia, tak hanya materi paper terhadap isu lingkungan. Untuk menunjang penampilannya, ia mempersiapkan baju bertema The Legend of Dodo’ Toraja. Selain penilaian visi misi akan ada penilaian untuk baju adat modifikasi terbaik.

Untuk itu, costume yang digunakan desainnya dibuat dari kain tenun Toraja yang dipadukan dengan beberapa aksesoris seperti ikat kepala dan rumbai. Tak hanya itu, ada model rumah adat Tongkonan yang ditempelkan di bagian belakang baju. Ini diangkat sebagai tema national costume yang akan dikenakan di malam grand final.

“Saya percaya bahwa kesempatan yang diperoleh melalui proses karantina adalah sebuah kesempatan langka untuk mempelajari lebih banyak hal baru yang berguna bagi diri saya dan orang-orang di sekitarnya nanti,” tutur mahasiswa S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar ini.

Selain memang senang mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat, perempuan yang akrab disapa Lani ini, juga memiliki basic sebagai pengusaha. Usahanya bergerak di bidang fesyen.

Namun ke depannya, ia ingin mengaitkan usahanya juga bisa bergerak beriringan dengan partisipasinya menjaga kelestarian lingkungan. Misal mengurangi penggunaan plastik pada produknya. Ini juga salah satu caranya menyuarakan kelestarian lingkungan.

Namun, ia paham bahwa sebagai pemuda ia harus punya cara membaktikan dirinya. Karena itu, kampanye menghindari penggunaan plastik makin marak disuarakan.

“Saya berharap mampu menjadi duta lingkungan yang dapat membicarakan mengenai pentingnya menjaga lingkungan, mampu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga bumi dan tentu saja harus menerapkannya di kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Lani percaya bahwa keikutsertaannya dalam ajang Miss Earth adalah untuk bekerja bersama dengan masyarakat guna merawat lingkungan tempat mereka hidup.

Sebuah usaha yang dirasa terlalu melangit, namun jika dilaksanakan secara bersama-sama mulai dari akar-rumput tentu bisa diwujudkan. (wis)

loading...