Rekrutmen PPPK Kemungkinan Dibatalkan Tahun Ini

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan, jadwal rekrutmen PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) kemungkinan tidak digelar tahun ini. Ada beberapa alasan utama hingga kebijakan tersebut harus diundur. Pertama, Perpres tentang jabatan PPPK belum ada. Kedua, masih banyak daerah yang tidak mengusulkan formasi PPPK. Padahal, dari surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dengan tegas mengatur formasi CPNS 30 persen, PPPK 70 persen. "Ada banyak hal yang harus diselesaikan sebelum rekrutmen PPPK tahap II dilaksanakan. Perpres tentang Jabatan PPPK belum ada, selain itu daerah masih bingung menentukan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN)," terang Bima di Jakarta, Rabu (21/8). Daerah, lanjutnya, kesulitan mengalisis kebutuhan antara CPNS dan PPPK. Akibatnya banyak pemda yang fokus mengusulkan CPNS ketimbang PPPK.
Presiden Ingin Pastikan Tambak Garam di NTT Beroperasi Bowo Sidik Pangarso Minta Fee Rp1 Miliar untuk Jasa Angkut Vicky Nitinegoro Ngaku Dekat dengan Pemain Nenek Gayung Jessica Iskandar Dapat Kejutan Richard Kyle, Ini Dia Kerusuhan Kembali Pecah, Pasar di Fakfak Dibakar Massa
Ada juga pemda yang mengusulkan PPPK tapi anggarannya. Misalnya, kata Bima, yang diusulkan 50.orang PPPK tapi setelah dihitung anggarannya malah tidak cukup. Daerahnya hanya bisa menggaji 25 orang. "Yang masalah teknis ini yang sedang kami selesaikan bersama KemenPAN-RB," ucapnya. Berbeda dengan CPNS yang relatif lebih clear. Sebab, pemda sudah terbiasa dengan rutinitas tahunan tersebut.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan