Baru Bertemu Andi, Ifa Sudah Berani Melakukan Hal Terlarang

Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:41 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Wanita bernama Ifa kini menjadi buruan pihak berwajib, setelah melakukan perbuatan terlarang.

Dia tega membawa kabur sepeda motor milik Andi Setiawan (26). Ifa dan Andi awalnya berkenalan melalui WhatsApp.

Andi mengatakan, awalnya Ifa mengirim pesan. Setelah itu mereka berkenalan dan memutuskan bertemu.

Andi yang merupakan warga Jalan Pondokboro, Surabaya, Jawa Timur, menjemput Ifa di salah satu mal di Rungkut.

Di tengah perjalanan setelah menjemput, Andi mengajak Ifa untuk menikmati kuliner di Bratang. Namun, Ifa menolak.

“Saya ajak ke Taman Bungkul, pelaku menolak. Dia ngajak ke lesehan (di kawasan Jalan Kertomenanggal),” kata Andi, Selasa (20/8).

Sesampainya di warung lesehan, Andi dan Ifa terlibat obrolan. Mereka juga minum kopi dan makan jajanan bersama. “Ngakunya tinggal di Wadungasri,” jelasnya.

Setelah satu jam mengobrol, dia tiba-tiba berdiri. Dia mengaku hendak membeli telur gulung untuk adiknya.

Wanita lantas meminjam kunci sepeda motor milik Andi untuk membeli telur gulung di sekitar pertigaan arah masuk ke tol.

“Kunci saya berikan. Setelah saya tunggu hampir sejam pelaku enggak kembali,” sebut Andi.

Samsung Galaxy Note10|10+ Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasinya

Berkas Lengkap, Kivlan Zen Diserahkan ke Kejaksaan

Anggaran LPSK, Pemerintah Diminta Tak Lari dari Tanggung Jawab

Kementan Dinilai Efektif Memanfaatkan Anggaran Belanjanya

Putri Tak Ada di Rumah, Ternyata di Hotel Desahan Sudah 7 Kali

Merasa ditipu, Andi lalu mendatangi warung yang dimaksud pelaku. Setelah didatangi, di lokasi tidak ada penjual telur gulung.

Andi lantas berusaha menghubungi nomor telepon Ifa. Namun, hasilnya mengecewakan.

Pelaku tidak mengangkat panggilan telepon dari Andi. Selain itu, dia juga memblokir nomor telepon Andi.

“Saya langsung melapor ke Polsek Gayungan membawa STNK dan HP kecil milik pelaku yang ditinggal,” tegas Andi.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen membenarkan laporan dari Andi telah masuk.

“Masih kami upayakan lidik dan penangkapan. Terlapor masih samar-samar,” kata Hedjen. (jpnn)

Loading...