Hanya Naik Rp25, FKS Dorong Apkasindo Perjuangkan Harga Sawit

Kamis, 22 Agustus 2019 16:15

FAJAR.CO.ID, MASAMBA — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa Sawit di Sulawesi Selatan masih dalam tekanan. Betapa tidak, harga terakhir yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hanya naik Rp25, atau Rp790 per kilogram. Masih sangat jauh dari harapan petani sawit Sulsel khususnya Luwu Raya, harga ini masih terendah di Indonesia.Akibat harga yang belum membaik itu, petani sawit saat ini dalam kondisi memiriskan. Tidak heran jika banyak petani lebih memilih menebang pohon sawit mereka lantaran kecewa ketika mendengar harga sawit di daerah lain masih cukup bagus.”Daripada selalu sakit hati mendengar harga TBS di Daerah lain masih bagus, makanya saya cepat tebang,” tandas Taslim, petani sawit di Sassa Kecamatan Baebunta.Sekertaris Forum Sawit Berkelanjutan Indonesia (ForsKBI) Kabupaten Luwu Utara, Mahmuddin, mengakui kondisi sawit Luwu Raya memang sedang sakit. Akibat harga yang belum juga membaik.”Petani sepertinya dilematis, ibarat pepatah lama, ‘mati segan hidup pun tak mau’ mereka mau menebang sawit, kasihan sudah bersusah payah menanam dan merawat pohon sawitnya dengan dana besar. Di Sabbang ada petani mengaku habis Rp300 juta, saat sudah mulai produksi harga TBS sangat rendah,” ujar Mahmuddin.

Bagikan berita ini:
9
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar