Perkuat Rasa Kebangsaan, Pengurus PGK Sulsel Silaturahmi ke Asrama Papua

Kamis, 22 Agustus 2019 - 18:52 WIB
FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengurus Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengunjungi Asrama Papua Barat di Jl Perintis Kemerdekaan Makassar, Rabu malam (21/8/2019).

Kunjungan itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum PGK Sulsel, Munawir Mihsan. Ia mengatakan, tujuan pengurus PGK Sulsel mengunjungi Asrama Papua Barat adalah bentuk keprihatinan atas insiden yang terjadi di Asrama Papua Jl Lanto Makassar beberapa hari lalu.

Pihaknya hadir silaturahmi di Asrama Mahasiswa Papua di Makassar untuk memberikan semangat kepada teman-teman mahasiswa Papua yang ada di Makassar. Bahwa, orang Makassar sangat menyayangkan insiden yang terjadi di Asrama Papua Jl Lanto Makassar, dan secara lembaga PGK Sulsel mengajak teman-teman OKP agar menjaga kerukunan antar sesama lembaga.

“Meskipun kita beda ideologi di masing-masing organisasi, tetapi kita tetap bersaudara sehingga wajib hukumnya kita menjaga keutuhan NKRI,” kata Nawir.

Lebih lanjut, Nawir memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulsel, Polda Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, dan PJ Wali Kota Makassar. Atas cepat tanggap terhadap insiden yang terjadi di Asrama Papua Jl Lanto Makassar.
“Kita harap agar teman-teman mahasiswa Papua tetap semangat untuk beraktivitas baik teman-teman yang melanjutkan pendidikannya di Makassar maupun yang sudah kerja,” ujar Nawir.

Sementara itu, Rustam Kambori Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Papua Barat (HPMPB) Makassar, mengungkapkan, bahwa kehadiran pengurus PGK Sulsel adalah bentuk menjaga persaudaraan antar organisasi. Juga membuktikan bahwa orang Makassar cinta kedamaian.

”Saya ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan PGK Sulsel atas kehadirannya di Asrama kami. Pertemuan itu kita banyak diskusi tentang insiden yang terjadi di Jl. Lanto Makassar, kita sepakat mengharapkan kejadian itu tidak terulang kembali. Juga kepada pihak aparat agar mengidentifikasi sebab akibat terjadinya insiden itu dan menangkap pelakunya,” ungkap Rustam.

Rustam mengaku, pertemuan itu akan berlanjut dan akan membuat sebuah forum untuk mendiskusikan lebih jauh tentang bahaya rasis dan hoaks. “Kita sepakat bahwa rasisme dan hoaks adalah musuh kita bersama,” tegas Rustam. (rls)

loading...