Raibnya Uang Nasabah Miliaran Rupiah Ditengarai TSM

Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:31 WIB
Dari kiri : Wabup Mahmud (kiri), Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono, Podda mulai mengumpulkan informasi terkait kelalaian Bank Mandiri cabang Sidrap.

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Kasus raibnya uang nasabah Bank Mandiri di cabang Sidrap, yang kini menyita perhatian publik perlahan mulai terkuak. Kepolisian pun mencium hal ini dtengarai ada perbuatan unsur kejahatan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Ada kongkalikong internal.

Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono berjanji akan mengungkapnya. Wakil Bupati Sidrap, Mahmud Yusuf pun sudah mengamini agar Kapolres bergerak cepat. Apalagi, kini korbannya sudah banyak diketahui. Uang yang mereka tabung di bank berplat merah itu, hilang begitu saja direkening.

Tanpa sepengetahuan. Tanpa ada sms banking yang masuk di smartphone pemilik rekening. Padahal, di buku manual tabungan mereka. Masih jelas tertera disitu ada debet.

Debet yang jumlahnya antara Rp500 juta hingga Rp2 miliar. Dan itu raib tanpa sekalipun diberitahukan kepada nasabah oleh pihak bank. Padahal tak ada transaksi sepersen pun yang mereka lakukan.

Namun, pihak bank itu berdalih. Namun mengakui, uang nasabah hilang. Tetapi, itu bukan karena ulah pihak di internalnya.

Melainkan oknum pihak ketiga yang dikerjasamakan dalam program tabungan Mandiri, yakni asuransi AXA Mandiri.

Beny Setiawan selaku Manager Regional Operation Head Wilayah X Sulawesi Maluku Bank Mandiri, berdalih ada dua oknum asuransi diindikasikan terlibat dalam praktik ilegal yang merugikan nasabah Bank Mandiri.

“Kami turun menyikapi hal ini. Memang ada unsur kejahatan di sini. Untuk sementara kami masih melakukan investigas,” dalihnya.

Hingga kini tak ada solusi dari pihak Bank Mandiri yang membuat uang nasabah prioritas mereka raib begitu saja. Nilainya tak main-main. Yakni diantara Rp2 muliar satu rekening. Terendah Rp500 juta. Itu hilang. Saldo kosong. (sua)

Loading...