Sempat Dipidana Korupsi, Taufhan Resmi Bebas Setelah PK II

Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:21 WIB
Direktur Utama PT Citratama Timurindo, Taufhan Ansar Nur (tengah). (IMAM RAHMANTO/ FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Taufhan Ansar Nur (52) tidak lagi menyandang status sebagai tahanan kasus korupsi proyek Pasar Pabaeng-baeng. Itu setelah Peninjauan Kembali (PK) II dikabulkan Mahkamah Agung (MA).

Ia sempat menjalani pidana 1 tahun 3 bulan di Lapas Gunung Sari. Setelah menerima petikan putusan bernomor 53 PK/Pid.Sus/2019, tertanggal 19 Agustus, ia akhirnya dinyatakan bebas. Keputusan tersebut sebenarnya telah keluar sejak 29 Juli lalu.

Pengacara Taufhan, Muhdar MS SH, menjelaskan, PK kedua itu diajukan setelah PK pertamanya tak membuahkan hasil. Beruntung, PK II menemui titik terang berdasarkan dengan beberapa pertimbangan yang telah diajukan pihaknya.

“Apa yang didakwakan kepada klien kami tentang kerugian negara tersebut tidak terbukti. Dalam kasus ini, tidak ada juga hasil audit resmi dari pihak BPK atau dari BPKP,” paparnya, saat ditemui di kantor Dillah Group, Kamis, 22 Agustus 2019.

Secara otomatis, Taufhan dinyatakan tidak bersalah. Ia tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan oleh penuntut umum.

Putusan itu juga meminta pengembalian ganti rugi terhadap keduanya. Biaya perkara pada seluruh tingkat peradilan dan pada pemeriksaan PK dibebankan pada negara.

“Sudah jelas ada kerugian materil dan immateril selama kasus tersebut berjalan dan selama dilakukan penahanan terhadap klien kami,” tandasnya. (mam)

Loading...