Tepergok Berduaan di Kamar, Ngaku Saudara Angkat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BANJARBARU – Satpol PP Banjarbaru melakukan patroli rutin cipta kondisi.  Di Penginapan Saudara di Jalan A Yani Km 33,5 Banjarbaru, petugas dua orang yang bukan pasangan suami istri tepergok berduaan di kamar.

“Benar kita dapati dua orang berlawanan jenis yang berduaan di kamar. Statusnya bukan suami istri, inisialnya MA (46) dan RM (39),” kata Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat.

Karena kedapatan berduaan, keduanya langsung diamankan ke Mako Satpol PP. Yang selanjutnya dimintai keterangan terkait maksud keberadaan keduanya di kamar berduaan.

“Dari pengakuan keduanya, mereka hubungannya saudara angkat. Saat di kamar mereka menjawab tidak melakukan apa-apa yang mengarah ke asusila,” terangnya.

Memang kata Yanto ketika didapati, keduanya masih dalam pakaian lengkap. Untuk barang bukti yang mengarahkan ke perbuatan tidak senonoh juga tidak didapati.

Meski begitu, pihaknya tetap memberikan surat pernyataan untuk diteken keduanya lantaran berduaan di kamar dan bukan muhrim. “Mereka menandatangani surat pernyataan juga sekalian kita data.”

Selain mengamankan dua orang ini yang tepergok berduaan di kamar, salah satu karyawati di penginapan ini turut dimintai keterangan di kantor. Mengingat sebelumnya di tempat yang sama petugas mendapati pelanggaran, yakni ditemukannya dua orang diduga PSK online di bawah umur, pada awal Agustus lalu.

“Sekarang kita berikan surat teguran pertama. Soalnya saat kejadian di Agustus lalu (PSK di bawah umur), sudah kita berikan peringatan, ini naik ke tahap teguran pertama, karena membiarkan ada pasangan bukan muhrim berduaan di kamar,” ujarnya.

Rupanya dari hasil memintai keterangan, didapat bahwa izin penginapan rupanya hanya berstatus kos-kosan, bukan izin penginapan.

Munas Desember Bisa Jadi Awal Baru untuk Golkar

Mengalami Stres  Ternyata Membuat Pria Rentan Flek Hitam

Gaji Guru Honorer Bakal Naik Berlibat-lipat, Kabar dari Muhadjir

Ketua Umum PHK2I: Aduuh, Sudah Cukup Iming-imingnya

Pekan Depan Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Damma Dilimpahkan

“Dari pengakuan yang bersangkutan kalau izin penginapan sedang diurus. Kita juga meminta izin ini secepatnya dirampungkan agar peruntukannya sesuai dengan izin yang didapat. Kita juga beri tenggat waktu atas pengurusan izin ini,” tuntasnya.

Selain itu, petugas juga mendapati peredaran jual beli minuman keras jenis tuak di wilayah Guntung Manggis, Banjarbaru, Kalsel.

Dalam penggerebekan markas penjualan tuak ini, petugas mendapati dua liter tuak yang siap edar serta seorang yang diduga pemilik dari miras tersebut.

“Dari laporan warga, jika warung ini terindikasi berjualan tuak. Ternyata saat kita datangi benar adanya, kita dapati dua liter tuak. Bahkan tuak ini sudah siap dijual ke pembeli yang akan datang,” kata

Seusai mengamankan barbuk serta pemilik tuak, patroli berlanjut menyasar PKL serta reklame. Di operasi ini, dua orang pedagang buah dapat teguran keras. Sementara empat reklame diturunkan paksa lantaran dipasang menyalahi aturan. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...