Emmanuel Macron Ingin Bertemu Pejabat Iran Jelang KTT G7

Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:44 WIB

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengatakan ia akan bertemu pejabat Iran menjelang KTT G7 akhir pekan ini. Agenda itu bertujuan mengurangi ketegangan antara Washington dan Teheran, lapor Reuters.

Diketahui, para pemimpin Eropa telah berjuang menghentikan konfrontasi sejak Presiden AS, Donald Trump menarik negaranya keluar dari perjanjian nuklir Iran 2015, yang diperantarai secara internasional dan menerapkan kembali sanksi terhadap ekonomi Iran.

Teheran telah menanggapi dengan serangkaian langkah, termasuk mundur dari beberapa komitmennya untuk membatasi aktivitas nuklirnya yang dibuat berdasarkan kesepakatan. Dengan kesepakatan di ambang kehancuran, Macron mengatakan, dia ingin KTT menghasilkan strategi yang lebih jelas tentang cara menghindari kerusakan lebih lanjut di wilayah tersebut.

“Dalam beberapa jam mendatang sebelum G7, saya akan mengadakan pertemuan dengan Iran dan mengusulkan gagasan,” kata Macron kepada wartawan seperti dilansir Iranian, Jumat, 23 Agustus.

Para pemimpin dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Jepang, dan Uni Eropa akan menghadiri pertemuan Kelompok Tujuh di resor Biarritz, Prancis barat daya.

Dengan menghukum sanksi AS yang menekan ekonominya, Iran menuntut agar negara-negara Eropa yang menjadi pihak dalam perjanjian nuklir – Prancis, Inggris, dan Jerman – berbuat lebih banyak untuk melindungi keuntungan finansial yang dibuat Teheran berdasarkan perjanjian itu.

Soal Pemakzulan Nurdin Abdullah, DPP Gerindra: Kalau Politis, Sebaiknya Jangan

Rudal Bavar-373 Super Canggih Iran, Bisa Deteksi 100 Target

UIN Alauddin Resmi Buka Jalur Ketua OSIS

Tersandung Korupsi, Caleg Terpilih Tetap Dilantik

Seperti Soekarno, Jokowi Bakal Dikenang Rakyat Indonesia

“Kami telah membuat proposal baik untuk pelunakan sanksi atau mekanisme kompensasi yang memungkinkan rakyat Iran hidup lebih baik,” kata Macron, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Amerika Serikat tidak membuat indikasi akan mengurangi sanksi, juga jelas mekanisme kompensasi apa yang dimaksud Emmanuel Macron.

Macron mengatakan sebagai imbalannya, ia akan mengharapkan Iran untuk sepenuhnya mematuhi perjanjian nuklir, dan bagi Iran untuk terlibat dalam negosiasi baru yang akan mencakup program rudal balistik dan kegiatan regional.

“Kita akan melihat apa tanggapan dari Iran dalam beberapa jam ke depan,” kata Macron. “Dan kita akan melihat bagaimana orang Amerika siap bergerak maju.”

Menteri luar negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan awal pekan ini bahwa ia akan bertemu dengan Macron dan Menteri Luar Negeri, Jean-Yves Le Drian di Paris pada hari Jumat. Dua diplomat Prancis mengatakan kemungkinan pertemuan bersama, tetapi belum diumumkan karena sensitivitas masalah Iran.

loading...