Gerakan Literasi dan Pramuka Menyatu di Lapas Maros

Fajar.co.id, Maros -- Gugus Depan (Gudep) Pramuka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Maros kembali bergelora. Pasca mengikutsertakan Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) pada pelaksanaan Jambore Anak Pemasyarakatan (Jampas) yang berlangsung serentak secara nasional.

Bahkan, jambore itu memperoleh Rekor Dunia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang berlangsung di Lembaga Pembinan khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang Banten dan tingkat Sulawesi Selatan berlangsung di Lapas Parepare.

Lapas Maros yang sebelumnya dikenal sebagai Lapas Literasi kini kembali menggelorakan semangat kepramukaan melalui Gudep Lapas Maros.

"Amanat Ibu Dirjenpas, ditindaklanjuti oleh Pak Kakanwil bersama Kadivpas, makanya kami makin bersemangat menerjemahkannya di tingkat UPT," tutur Indra Setiabudi Mokoagow yang sudah aktif di Kepramukaan sejak mengabdi lebih dari duapuluh tahun lampau.

"Arahan Pak Kakanwil dan Pak Kadiv jelas dan tegas bahwa dalam melakukan pembinaan agar melalui gerakan kepramukaan, khususnya kami di Maros yang sudah akrab dengan berbagai kegiatan literasi," imbuh Indra yang meminta disapa 'Kak Indra' bagi Andikpas yang aktif di kepramukaan sembari tersenyum.

Lebih lanjut Indra mengemukakan "Makanya pembinaan kepramukaan di Lapas Maros kami gandengkan dengan gerakan Literasi yang sudah menasional," katanya saat pembekalan dan pemberian doktrin bagi Andikpas Di Aula Lapas Maros, Jumat (23/8/2019).

Dengan berseragam lapangan Pramuka ia menguraikan tentang pentingnya Gerakan Kepramukaan dalam pembinaan mental, karakter dan jati diri. "Dengan semangat cinta, kebersamaan, keikhlasan serta disiplin maka kalian akan membanggakan keluarga dan kita semua pada saat adik-adik kembali ke masyarakat," tuturnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...