Kerap Dibully Berbusana Adat, Nico “Dibidik” Dewan Pertimbangan Presiden

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Nico Biringkanae, kerap jadi perhatian. Gara-garanya, dia lebih banyak berbusana adat Toraja dalam menjalankan tugasnya dan acara dinas lainnya.

Hal itu juga membuat dirinya kerap dibully di media sosial. Namun, kebiasaannya itu justru mengundang perhatian nasional .

Nico yang sering tampil dengan balutan sarung dan banu hasil tenun asli Toraja itu kini jadi buruan tim dari dewan pertimbangan presiden. Tim tersebut akan datang khusus ke Toraja mencari tahu apa alasan dan latar belakang penampilannya.

Ternyata, konsep dan idenya tentang budaya Toraja perekat bangsa ditunjukkan dengan komitmenya terhadap adat, khususnya dalam hal busana.

“Awal-awal saya tahu jika ada saja dan banyak yang membully, saya bukan berarti tak mau menanggapi. Tetapi pada akhirnya acara nasional saja, HUT prokkamasi tahun ini di istana negara sarat dengan ragam budaya,” terang Nico.

Kepala kesbangpol Tator, Alfius Tandiarrang, mengatakan, kedatangan watimpres ke Toraja 29 Agustus adalah untuk mengkaji budaya Toraja dalam konteks berbangsa dan bernegara.

Salah satu program yang akan dipresentasikan adalah program gebyar kebangsaan yang bertema budaya Toraja perekat bangsa.

“Ini bakal menjadi materi pokok yang akan dipresentasikan ke tim watimpres. Program itu dianggap sebagai ikatan dan cara menunjukkan budaya Toraja sebagai perekat kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas Alfius Tandiarrang, Jumat, 23 Agustus 2019. (Frederich Suselisu)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...