OPM Otak Dibalik Kerusuhan Papua dan Papua Barat


Sementara itu, Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Asep Adi Saputra menjelaskan, penegakan hukum sedang berlangsung di Papua dan Papua Barat. Terutama terhadap pelaku kriminal yang memanfaatkan kerusuhan.Dia menuturkan, saat ini pasukan Brimob yang dikirim ke Papua mencapai 12 SSK atau sekitar 1.200 orang. Jumlah tersebut terbagi di Papua dan Papua Barat. “Untuk membantu pemulihan keamanan,” katanya.Periksa Lima Saksi Perwakilan OrmasPenyelidikan terhadap dugaan rasisme di asrama Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, terus bergulir. Sebanyak 43 saksi yang terdiri atas mahasiswa Papua sudah diperiksa.Hasilnya masih nihil. Belum ada titik terang siapa pemicu insiden tersebut. “Karena itu, pemeriksaan terhadap saksi lain segera dilakukan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran kemarin (22/8). Rencananya pemeriksaan lanjutan dilakukan Sabtu besok (24/8).

Bulukumba Disiapkan sebagai Kabupaten layak PemudaPolitikus Gerindra Pertanyakan Naskah Akademik Ibu Kota BaruTerduga Pelaku Penggelapan Uang Nasabah Bank Mandiri Diamankan di Polres SidrapMassa Geruduk DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga: Tak Perlu Didemo, Semua Fraksi Masih WarasWawancara Kerja Bisa Sukses, Coba 10 Tips Make Up Ini

Lima saksi akan diperiksa. Mereka adalah Susi Rohmadi, Basuki, Agus Fachrudin, Arifin, dan Akurat Djaswadi. Lima orang tersebut mewakili ormas masing-masing. Mereka diduga terlibat dalam aksi massa di asrama mahasiswa Papua pada Jumat lalu (16/8).

Komentar

Loading...