Politikus Gerindra Pertanyakan Naskah Akademik Ibu Kota Baru


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI yang Politikus Gerindra, Bambang Haryo kecewa lantaran pemerintah tak mengajak DPR berembuk mengenai pemindahan ibu kota negara.Hal ini dia katakan, setelah dalam sidang bersama antara MPR, DPR, dan DPD, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan salah satu wilayah di Pulau Kalimantan menjadi ibu kota negara menggantikan DKI Jakarta.“Ini saja dari Kementerian PU ataupun Kemendes belum pernah menginformasikan. Jadi, terus terang kami kaget begitu,” ujar Bambang kepada wartawan, Jumat (23/8).Bahkan politikus Partai Gerindra ini mempertanyakan, naskah akademik pemindahan ibu kota. Sejauh ini DPR belum membacanya, padahal Presiden Jokowi sudah jauh-jauh hari menginginkan adanya pemindahan ibu kota negara.“Jadi, Pak Jokowi sudah memastikan bahwa pemindahan itu ada di Kalimantan dan Kalimantan sudah ditentukan, tapi belum ada pembahasan,” katanya.Menurut Bambang, DPR merasa perlu diajak diskusi mengenai pemindahan ibu kota negara. Dia yakin, jika diajak berembuk, maka DPR juga bisa melakukan kajian seperti ekonomi, keamanan, dan aspek-aspek lain.

Massa Geruduk DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga: Tak Perlu Didemo, Semua Fraksi Masih WarasWawancara Kerja Bisa Sukses, Coba 10 Tips Make Up IniBanggar DPRD Sulbar Mulai Bahas KUA-PPAS 2019Warga Malaysia Nabila Menangis Dengar Lagu Indonesia RayaPPP Belum Pede Usung Kader di Pilkada Gowa

“Jadi, ini terus terang kami atau DPR ini merasa dilompati. Tidak dianggap oleh pemerintah. Kami minta jangan gitu lah. Kita ini kan mitra,” ungkapnya.

Komentar

Loading...