Properti Topang Bisnis Bank Syariah

Jumat, 23 Agustus 2019 - 07:40 WIB
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara (kanan) berbincang dengan S&D Regional Head Kalimantan dan Indonesia Timur CIMB Niaga Alip Hanoky (kiri) dan Head of SME IV Area Kalimantan dan Indonesia Timur CIMB Niaga Roby Cokro (tengah) di sela acara Diskusi Bersama CIMB Niaga di Four point Sheraton, Rabu kemarin

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Kredit Pemilikan Rumah (KPR) jadi penopang utama bisnis bank syariah. Termasuk CIMB Niaga Syariah
dengan laba Rp536,3 miliar.

Itu pencapaian secara nasional pada semester pertama 2019. Namun kontribusi Kawasan Timur Indonesia (KTI) mencapai 30 persen, termasuk Makassar. Untuk kebutuhan kredit, bank syariah jadi alternatif. Ada kepastian pembayaran angsurannya.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara mengatakan, perolehan laba pada semester I 2019 naik hingga 64,0 persen (yoy). Pertumbuhan utamanya memang dari penyaluran pembiayaan. “Ini menunjukkan masyarakat mulai sadar dengan produk Syariah,” ujar Pandji di Four Points by Sheraton Makassar, Rabu,21 Agustus.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan inisiatif syariah First dan program edukasi CIMB Niaga. Perbankan syariah kini sudah menjadi salah satu alternatif utama bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan finansial. “Kami berharap, momentum ini akan terus berlanjut,” kata Pandji.

S&D Regional Head Kalimantan dan Indonesia Timur CIMB Niaga, Alip Hanoky, menambahkan, pembiayaan korporasi dan mortgage atau KPR Syariah memang jadi penopang utama bisnis CIMB Niaga. (wis/dir)

Loading...