Pyongyang Siap Dialog dan Konfrontasi dengan AS

Jumat, 23 Agustus 2019 - 10:01 WIB

FAJAR.CO.ID, PYONGYANG– Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho mengatakan pada hari Jumat (23 Agustus) Pyongyang siap untuk dialog atau berkonfrontasi dengan Amerika Serikat.

Dia memperingatkan Washington bahwa melanjutkan sanksi akan menjadi salah perhitungan, menurut media pemerintah KCNA.

Pembicaraan tingkat kerja antara Amerika Serikat dan Korea Utara belum dimulai kembali sejak macet, setelah pertemuan puncak kedua yang gagal antara Presiden AS, Donald Trump dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un di Hanoi pada Februari.

Trump dan Kim bertemu lagi pada bulan Juni di perbatasan antar-Korea dan setuju untuk membuka kembali perundingan, tetapi itu belum terjadi.

“Jika AS masih bermimpi mencapai segalanya dengan sanksi, kita harus membiarkannya bermimpi atau menghancurkan mimpi itu,” kata Ri seperti dilansir channelnewsasia, Jumat, 23 Agustus.

“Kami siap untuk dialog dan konfrontasi. Jika AS mencoba menghadapi kami dengan sanksi dan tidak meninggalkan postur konfrontasinya, itu akan menjadi salah perhitungan.”

Ri juga menuduh Sekretaris Negara AS, Mike Pompeo memberikan “bayang-bayang gelap” atas pembicaraan AS-Korea Utara, mengklaim bahwa Pompeo lebih tertarik pada ambisi politiknya sendiri daripada kebijakan luar negeri AS saat ini.

Empat Malam, Ed Sheeran akan Hibur 160 Ribu Penggemar di Kota Kelahirannya

Prada Deri Permana, Pemutilasi Pacar Dituntut Seumur Hidup

Mengejutkan, Hasil Pancingan Wanita Ini Ikan Bermulut Dua

Rudal Bavar-373 Super Canggih Iran, Bisa Deteksi 100 Target

Emmanuel Macron Ingin Bertemu Pejabat Iran Jelang KTT G7

Pernyataan tentang KCNA didorong oleh komentar Pompeo dalam sebuah wawancara media minggu ini, yang mengatakan jika Korea Utara tidak melakukan denuklirisasi, AS akan mempertahankan sanksi terkuat dalam sejarah, sementara meyakinkan Korea Utara bahwa denuklirisasi adalah jalan yang benar, kata Ri.

Sementara utusan AS, Stephen Biegun, yang memimpin pembicaraan tingkat kerja dengan Korea Utara, tiba di Seoul pada hari Selasa untuk membahas perundingan.

Pembicaraan denuklirisasi diperkirakan akan dibuka kembali segera, wakil penasihat keamanan nasional Korea Selatan, Kim Hyun-chong mengatakan, memberikan penilaian optimis setelah bertemu Biegun pada hari Kamis.

Loading...