September Mendatang, Ada Haul Akbar Jenderal Jusuf

Jumat, 23 Agustus 2019 - 15:55 WIB
Suasana rapat persiapan haul Jenderal M Jusuf.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Haul atau peringatan hari wafat Jenderal TNI (Purn) M Jusuf akan digelar tahun ini. Itu merupakan peringatan yang pertama kalinya digelar secara akbar. Haul ini digagas pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal Jusuf.

Rencananya, haul Jenderal Jusuf akan dilakukan mulai tanggal 7 September 2019 dengan beberapa rangkaian kegiatan. Haul ini merupakan peringatan hari wafat ke-15 Jenderal Jusuf. Jenderal Jusuf yang adalah mantan Menhankam/ Pangab wafat 8 September 2004 dan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Panaikang. Makassar, 9 September 2004.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Islamic Center Al-Markaz Al-Islami, Prof Dr Basri Hasanuddin, memimpin langsung rapat persiapan haul, Jumat (23/8). Hadir dalam rapat itu sejumlah pengurus yayasan dan badan pengurus harian Masjid Al-Markaz Al-Islami, antara lain Prof Rahman Getteng, Prof Jalaluddin Rahman, Dr Muammar Bakry (Imam Besar Al-Markaz), Maskur Jusuf, dan sejumlah pengurus lainnya.

Basri Hasanuddin mengungkapkan, ada sejumlah kegiatan yang akan digelar sebagai rangkaian peringatan haul Jenderal Jusuf yang pertama kalinya itu.

“InsyaAllah, ada beberapa kegiatan yang kita rencanakan antara lain, ziarah akbar ke makam Jenderal Jusuf, zikir akbar, diskusi, dan beberapa lomba seperti lomba melukis beliau,” katanya.

Prof Basri Hasanuddin menambahkan, untuk puncak acara haul Jenderal Jusuf , akan mengundang Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sementara itu, untuk kegiatan diskusi, rencananya akan mengundang pembicara dari tokoh-tokoh nasional antara lain, Panglima TNI, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pengamat militer Salim Said dan beberapa tokoh lainnya.

Jenderal Jusuf adalah pemrakarsa pembangunan Masjid Al-Markaz Al-Islami, tahun 1994. Masjid Al-Markaz sendiri mulai dibangun tanggal 8 Mei 1994 dan selesai tanggal 12 Januari 1996. Masjid Al-Markaz adalah masjid termegah di Kawasan Asia Tenggara dan menjadi kebanggaan tersendiri masyarakat Sulawesi Selatan. (rls)

loading...