Tersandung Korupsi, Caleg Terpilih Tetap Dilantik

Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:20 WIB
Tersandung Korupsi, Caleg Terpilih

FAJAR.CO.ID,JENEPONTO–Calon Anggota Legislatif (Caleg) terpilih DPRD Jeneponto, Abdul Malik tersandung korupsi. Padahal sepekan lagi, 27 Agustus akan dilantik.

Caleg dari partai Nasdem tersebut ditetapkan tersangka oleh Polres Jeneponto. Dengan dugaan korupsi pembangunan Jembatan Bosalia, Jeneponto pada tahun 2016. Anggaran Rp4 miliar. Saat itu, Abdul Malik menjabat selaku Kadis Pekerjaan Umum (PU) Jeneponto.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman, pembangunan itu didapatkan ada kerugian Rp644 juta. “Lima tersangka dalam kasus ini,” katanya. Mereka ditetapkan tersangka sejak, Selasa, 20 Agustus.

Selain Abdul Malik, kata dia, ada inisial AA selaku PPTK, RM (PPK), AS (bendahara pengeluaran), dan MTT (pelaksana proyek. “Tapi kita belum tahan karena baru tersangka. Kita mau periksa dulu,”katanya.

Komisioner KPU Jeneponto, Supriadi, mengaku, masih mendiskusikan persoalan tersebut. Namun, kemungkinan kata dia, Malik tetap akan dilantik 27 Agustus. Akan tetapi, jika nanti sudah ada kesepakatan persidangan atau terbukti korupsi maka otomatis di PAW. “Karena baru sebatas tersangka,” katanya.

Abdul Malik yang dihubungi lewat telepon selulernya tidak memberi respons. Ketua DPC Nasdem Jeneponto, Baharuddin, mengaku, belum mengetahui ada kadernya tersangkut korupsi. “Wah saya belum dengar itu,” katanya, tadi malam. Namun, sikap Partai diserahkan kepada DPP. “Apalagi Pak Abdul Malik itu masuk Nasdem baru saat mencalongkan,” tuturnya.

Sementara itu, tingkat pengurus DPW Partai Nasdem sudah mengetahuinya. Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse mengatakan jika memang benar ada kesalahan pihaknya menyerahkan ke proses hukum.

“Langkah aparat sudah sesuai jika memang benar ada kesalahan,” singkat RMS, akronim caleg DPR RI terpilih. (mum-taq/ilo)

loading...