Anak-anak Korban 40.000 Jiwa Tuntut Ganti Rugi dari Belanda

Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:37 WIB
Perwakilan anak-anak korban 40.000 jiwa brpose di depan Pengadilan Belanda. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Belanda telah memberi bantuan dana ganti rugi kepada janda korban 40.000 jiwa di Makassar. Hanya saja bantuan ganti rugi itu tidak mencakup anak-anak korban.

Perwakilan Komite Utang Kehormatan Belanda (K.U.K.B) Sulsel, Prof Muh Arief menyampaikan, sudah ada sekitar 20-an janda korban mendapatkan haknya dengan besaran 20.000 Euro per korban.

“Sekarang yang diperjuangkan adalah anak-anak korban,” kata Arief yang datang bersama anak korban lainnya, Abdul Halik, akhir pekan lalu.

Guru besar Unhas ini menambahkan, perwakilan anak-anak korban sudah datang pada Juni 2019 lalu di pengadilan Belanda. “Tahun depan bersamaan dengan perayaan 75 tahun Indonesia merdeka, berencana akan datang ke Indonesia. Kita berharap momen itu sekaligus bersamaan dengan selesainya persoalan HAM di masa lampau ini,” katanya.

Dia berharap pemerintah bisa melindungi warganya, terutama terkait persoalan HAM. “Persoalan HAM ini kapan pun bisa tetap berlaku di pengadilan selama ada ahli waris yang menuntut,” tandasnya. (sam)

loading...