Asosiasi Profesor Indonesia Diskusikan Pergulatan Politik Makassar 1945-1966

Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:10 WIB
Prof. Rasyid Asba (pegang mic) mengupas buku Pergulatan Politik di Makassar 1945-1966 ditemani penulis buku Prof. Anwar Arifin (dua dari kiri) di redaksi Harian FAJAR, Minggu, 25 Agustus. (Muhclis Abduh/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Asosiasi Profesor Indonesia (API) Makassar menjadikan pergulatan politik 1945-1966 sebagai bahan diskusi.

Bahan diskusi tersebut pada dasarnya merupakan calon buku baru yang akan segera diluncurkan Prof Anwar Arifin yang juga akademisi Unhas.

Prof Anwar Arifin mengatakan, tujuan diskusi ini agar bisa mendapatkan masukan untuk menyempurnakan sebelum resmi dipublikasikan ke publik.

“Buku ini lahir dari kekecewaan bahwa tidak ada buku yang lengkap untuk mengulas politik lokal di Makassar sejak 1944-1966,” ungkap Anwar, dalam diskusi yang digelar di Redaksi Harian FAJAR, Minggu, 25 Agustus 2019.

Makassar menurut Anwar, merupakan daerah yang paling komplit pergulatan politiknya. Sehingga menjadi bahan yang sangat menarik untuk dituliskan.

“Nama-nama jalan yang ada saat ini, seperti AP Pettarani, A Mappanyukki, itu merupakan pelaku sejarah yang harus diketahui perjalanannya,” paparnya.

Beberapa yang hadir antara lain Prof Zainuddin Taha, Prof Sadly, Prof Halim Mubin, Prof Rasyid Asba, dan Prof Alimin Maidin. (abd)

loading...