Donald Trump Sebut Tak Melanggar, Jepang Bilang Pelanggaran Nyata

Minggu, 25 Agustus 2019 - 19:10 WIB

FAJAR.CO.ID, BIARRITZ– Presiden AS, Donald Trump pada hari Minggu (25 Agustus) mengatakan dia “tidak senang” tentang uji coba rudal terbaru Korea Utara, tetapi mengecilkan keseriusan insiden itu.

“Saya tidak senang tentang hal itu tetapi sekali lagi dia tidak melanggar perjanjian,” kata Donald Trump setelah media pemerintah mengatakan Kim Jong Un mengawasi penembakan uji coba “peluncur roket berganda super besar” seperti dilansir channelnewsasia, Minggu, 25 Agustus.

Pyongyang menembakkan apa yang tampak sebagai dua rudal balistik jarak pendek pada hari Sabtu, militer Seoul mengatakan, yang terbaru dari serangkaian peluncuran baru-baru ini sebagai protes pada latihan militer gabungan AS-Korea Selatan, yang berakhir seminggu yang lalu.

Pernyataannya disampaikan ketika para pemimpin dunia menghadiri pertemuan puncak G7 di resor Biarritz, Prancis barat daya.

Kemah Budaya Nasional Berujung Petaka, Satu Tewas

Ketua Fraksi PKS Ariady Tanya Ada Apa dengan Kadir Halid

Membakar Lemak, Makan Cabai dan 6 Makanan Ini

Gigitan Nyamuk, Ini 5 Makanan yang Ampuh Mencegahnya

Ariady Arsal: Kadir Halid Berimprovisasi, Harus Diperiksa KPK

Namun Perdana Menteri, Jepang Shinzo Abe berpandangan sebaliknya. Dia mengatakan uji coba rudal terbaru Korea Utara merupakan pelanggaran nyata terhadap aturan PBB yang “sangat disesalkan”.

“Peluncuran rudal balistik jarak pendek oleh Korea Utara jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan,” kata Abe.

Trump telah mempertaruhkan modal politik yang sangat besar pada diplomasi pribadi dengan Kim, dalam upaya yang sejauh ini gagal untuk membujuk sang diktator agar menyerahkan persenjataan nuklirnya.

Tes rudal terbaru dapat lebih lanjut menggagalkan dimulainya kembali perundingan, yang telah terhenti sejak pertemuan puncak kedua antara Donald Trump dan Kim di Hanoi pada bulan Februari runtuh tanpa kesepakatan.

Loading...