Edo Kondologit Bilang Orang Papua Punya Adat Bakar Batu

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penyanyi Edo Kondologit menyarankan agar pemimpin daerah Papua Barat dan Jawa Timur, segera menyelesaikan kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua yang berimbas kerusuhan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pertemuan itu bisa dilakukan dalam balutan upacara adat Bakar Batu yang menjadi tradisi masyarakat di Papua. Tradisi tersebut umumnya bertujuan menunjukkan rasa syukur atau menyambut kebahagiaan.
“Orang Papua punya adat Bakar Batu, bisa bakar daging sapi, ayam,” ujarEdo Kondologit seperti dikutip dari laman Antara, Minggu (25/8).

Selain pimpinan daerah, sejumlah perwakilan dari Papua dan rekan-rekan Anshor juga bisa ikut ambil bagian dalam acara.

“Ibu Khofifah datang, adik-adik masyarakat Papua kumpul di sana, teman-teman Ashor, sama-sama maaf-maafan, sambil upacara adat,” tutur Edo Kondologit yang kini menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan kota Sorong itu.

Ariady Arsal: Kadir Halid Berimprovisasi, Harus Diperiksa KPK

IAS: Selamat Datang Deng Ical, Pak Wali Kota yang Akan Datang

Edi Kurniadi: Apa Anggak Baca UU ASN Pasal 99?

Rizieq Shihab: Saya Tak Akan Minta Bantuan Rezim Zalim

Jabal Rahmah, Lokasi Bertemunya Nabi Adam dan Hawa

Pria berdarah Papua itu juga meminta agar masalah hukum tetap harus dikedepankan. Oknum yang menjadi biang kerusuhan di Papua, pihak-pihak yang memicu rasisme dan bahkan dalang yang melecehkan lambang negara agar diusut pihak aparat.

“Masalah hukum harus kita kedepankan, akar masalah harus dicari. Kalau adik-adik saya di Surabaya dianggap melecehkan lambang negara, harus diusut. Kalau terbukti mereka melecehkan lambang negara, mereka harus dihukum. Itu pelanggaran berat,” pungkas Edo Kondologit. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...