FKG UNHAS Hadirkan Pembicara dari Tiga Negara

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebagai upaya menjembatani dokter gigi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru dalam bidang kedokteran gigi, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas menghadirkan tiga pembicara dari Belanda, Taiwan, dan Jepang.

Masing-masing Prof Marco N Helder dari Amsterdam University Medical Center, Belanda, Prof Keng Liang Ou dari Taipei Medical University, Taiwan, dan Prof Makoto Noguchi, dari Toyama Medical University. Pembicara dari Taiwan dan Jepang juga merupakan adjunct professor di FKG Unhas.

Marco selanjutnya akan diusulkan menjadi adjunct professor di FKG Unhas. Kehadiran mereka untuk menjadi pembicara dalam kegiatan International Conference on Biophysical Technology in Dentistry II yang diadakan di Hotel Gammara Makassar, 24 hingga 25 Agustus. Konferensi akan menbahas mengenai Improving Dentist Professionalism by Knowledge Science and Skill acceleration in 4.0 Era.

Selain tiga pembicara tadi, panitia juga menghadirkan empat orang PhD reseach student dan mahasiswa master yang merupakan kader peneliti muda dari FK-FKG UNHAS. Masing-masing dr Diandra Sabrina Natsir Kalla, dr Faqi Nurdiansyah Hendra, drg Rifaat Nurrahma, Hasanuddin, dan drg A St Hajrah. Mereka sementara menempuh pendidikan bidang biomedical, tissue engineering dan oromaxillofacial di Belanda dan Taiwan untuk sharing program riset yang mereka jalankan.

“Kebetulan proyek penelitian mereka selain dibimbing oleh Professor di kampus tempat mereka menempuh program doctoral, mereka juga disupervisi oleh dosen FKG UNHAS,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Dekan FKG UNHAS, drg Muhammad Ruslin, menyampaikan harapan agar kegiatan ini bisa menjadi trigger dan “pintu” untuk mengakses informasi update seputar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kedokteran Gigi dan maxillofacial.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong ide-ide riset dan pengembangan penelitian yang sudah dilakukan di FKG Unhas.

Dalam menjalankan profesinya, dokter gigi harus memberikan layanan kesehatan gigi dan mulut yang prima, komprehensif, dan profesional.

Ketua panitia drg Fuad Husain Akbar, menyampaikan harapannya semoga dengan kegiatan ini, para peserta akan lebih termotivasi untuk lebih profesional dalam bekerja, lebih familiar dan bisa menggunakan teknologi kedokteran gigi yang bisa membantu penanganan pasien.

“Bagi para akademisi FKG Unhas, maupun residen program dokter gigi spesialis, semoga setelah mengikuti kegiatan, rekan-rekan bisa memiliki lebih banyak ide penelitian dan tulisan yang bisa memberi kontribusi positif dalam penanganan pasien,” tutupnya. (ind)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...