Petisi Minta Presiden Perintahkan Pansel Coret Capim KPK


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Beberapa nama dari 20 orang yang lolos dalam tahap seleksi profil asesmen calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk dicoret. Desakan ini dilakukan koalisi kawal capim KPK lewat petisi, yang meminta pada Presiden Joko Widodo untuk mencoret nama capim yang dinilai bermasalah.“Melalui petisi ini, kami meminta Presiden Joko Widodo perintahkan Pansel KPK untuk tidak meloloskan calon pimpinan KPK yang terbukti tidak berkualitas maupun berintegritas,” dikutip dari petisi yang dibuat peneliti ICW, Kurnia Ramadhan dari laman http://chng.it/jz7yFJMv, Minggu, (25/8).Petisi tersebut mengatakan 20 orang yang berhasil lolos seleksi beberapa di antaranya tersandung perkara hukum. Oleh karenanya, integritas capim itupun dipertanyakan. Terlebih dalam temuannya KPK merilis data yang menunjukkan sejumlah capim tak patuh dalam pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).“Paling nggak, para calon pimpinan KPK yang tidak melaporkan harta kekayaannya, punya konflik kepentingan, dan rekam jejak buruk di masa lalu tidak diloloskan dalam seleksi,” ungkapnya.Petisi yang baru dibuat beberapa menit ini, telah meraup dukungan hingga 264 orang dan jumlah ini masih akan terus bertambah seiring banyaknya masyarakat yang ingin memiliki pimpinan KPK yang berintegritas.Sebelumnya, KPK merespon 20 kandidat yang lolos pada seleksi profil asesmen calon pimpinan KPK. Berdasarkan penelusuran KPK, dari 20 nama yang lulus seleksi tahap empat, masih ada yang memiliki catatan seperti penerimaan gratifikasi dan menghambat kinerja lembaga antirasuah.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...