PGN: Penyesuaian Tarif Gas Adalah Rencana Besar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang fokus membangun sejumlah infrastruktur baru, untuk memenuhi target bauran gas bumi 22 persen hingga 2025. Di dalamnya termasuk pembangunan 500 km jaringan pipa distribusi, 528 km pipa transmisi, dan 3,59 juta sambungan rumah tangga.

“Target pembangunan infratruktur itu semuanya harus dibiayai sendiri perusahaan. Padahal, sejak 2013 PGN tidak pernah melakukan penyesuaian harga terhadap mayoritas pelanggan industri,” kata Sekretaris Perusahaan Perusahaan Gas Negara, Rahmat Hutama, Minggu (25/8).

Menurutnya, rencana penyesuaian harga untuk gas industri itu adalah bagian dari rencana besar pembangunan infrastruktur baru itu. Lagi pula, rencana penyesuaian harga gas industri mendatang masih dalam koridor regulasi.

Rahmat menjelaskan, bauran gas bumi adalah perbandingan atau proporsi penggunaan energi. Untuk memenuhi target tersebut, percepatan pembangunan infrastruktur mutlak dilakukan agar penggunaan gas bumi semakin meluas dan merata ke berbagai daerah.

“Selama ini kami selalu mengambil risiko untuk membangun infrastruktur gas, kendati pasokan dan pasarnya belum terjamin. Inilah peran yang selalu dijalankan Perusahaan Gas Negara sebagai pionir pemanfaatan gas bumi di Indonesia,” ujar Rahmat.

Berkat inisiatif dan peran pionering PGN dan entitas anak usahanya, saat ini lebih dari 10 ribu kilometer jaringan pipa gas telah terbangun dan melayani lebih dari 300 ribu konsumen dari berbagai segmen pasar. Adanya infrastruktur gas bumi memastikan gas dapat tersalurkan secara berkelanjutan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...