Petani Bone Gagal Panen, Ini Penyebabnya

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE -- Para petani di Kabupaten Bone mengeluh. Musim panen tahun ini gagal. Hama dan kekeringan menjadi penyebab utamanya.

Kekeringan terjadi mayoritas di Bone Barat. Tepatnya di Kecamatan Bengo dan Kecamatan Lamuru. Petani pastinya merugi karena musim kemarau ini. Lahan yang seharusnya dialiri air hanya berharap dari aliran sungai dan air hujan.

Salah seorang Petani di Bone, Muse mengaku bahwa panen tahun ini gagal. Kondisi padi rusak dikarenakan hama. "Biasanya kalau tidak ada penyakit saya panen padi sampai 20 karung gabah, tapi tahun ini paling banyak dapat 3 karung karena rusak," katanya Senin (26/8/2019)

Kata dia, kondisi padi tahun ini lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Semua petani di Bone kena kekeringan. Dan otomatis pasti merugi. "Pastinya ini merugi. Kita sudah mengeluarkan biaya banyak mulai tanam hingga pemupukan," tutur Muse.

ASN Jakarta: Aduh, Jangan Sampai Pindah Deh

NA Lantik Delapan Pejabat, Empat Kadis Diparkir

Pemerintah Australia Bantu Pengembangan Sapi Sulsel

Artis Tina Toon Buat Video Vlog Sebelum Dilantik di DKI Jakarta

Politikus PAN Naik Angkot saat ke Pelantikan DPRD DKI

Petani lainnya, Rusman juga mengakui kondisi kekeringan ini yang merugikannya. Sebab, kata dia ini akan berdampak panjang jika terus kering, tidak ada aliran air. "Biasanya para petani di Bone tanam kacang setelah panen padi, tapi kalau tanah terus kering kita tidak bisa apa-apa," akunya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...