Sekjen DPP PKB, Ida Fauziyah dan Jazilul Fawaid Berpeluang

Senin, 26 Agustus 2019 08:19
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Rencana penghapusan jabatan Sekretaris Jenderal alias Sekjen DPP PKB urung dilakukan. Abdul Muhaimin Iskandar, ketua umum terpilih pada Muktamar Bali, tetap mempertahankan posisi tersebut. Sekarang Muhaimin bersama sejumlah kiai menyusun kepengurusan partai.Muhaimin mengadakan pertemuan tertutup dengan sejumlah kiai mulai Sabtu (24/8). ”Pertemuannya di pesantren,” ujar Koordinator Publikasi dan Media Muktamar VI PKB Ahmad Iman kemarin (25/8). Namun, Iman enggan menyebut secara pasti di pesantren mana pertemuan tersebut dilangsungkan.Yang pasti, kata Wasekjen PKB demisioner itu, rencana penghapusan jabatan Sekjen batal dilakukan. Jabatan tersebut akan tetap ada dalam struktur baru DPP PKB. Keinginan Muhaimin untuk menghapus posisi Sekjen DPP PKB terbentur UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Parpol yang mengharuskan adanya Sekjen dalam kepengurusan partai politik. ”PKB menyesuaikan dengan nomenklatur dalam undang-undang,” tuturnya.Namun, Iman mengatakan bahwa fungsi Sekjen DPP PKB pada kepengurusan ke depan berbeda dengan Sekjen pada periode sebelumnya yang banyak berperan dalam urusan politik. Nanti, lanjut dia, Sekjen di PKB lebih banyak fokus mengurusi persoalan manajemen organisasi kepartaian dan konsolidasi internal partai.

Norma Yunita, Eks Sopir Damkar Resmi Jadi Anggota DewanJavad Zarif Mendadak Hadir di Prancis saat KTT G7 BerlangsungLa Ode Ida Tokoh Sulteng Ingatkan Jokowi Tak GegabahSekolah Indonesia Mekah Peringat HUT RI, Ini Suasananya

Komentar