Ibu Kota Negara ke Kaltim, Prabowo Siap Serahkan Lahan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan ibu kota negara mendapat beragam respons dari berbagai kalangan. Tak terkecuali dari Partai Gerindra yang menyambut baik rencana tersebut.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo mengungkapkan, ketua umumnya, Prabowo Subianto, mempunyai lahan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan siap memberikan lahannya itu untuk bangsa dan negara.

“Tidak hanya itu dan sekalipun tidak ada apa-apanya bagi kami demi kebaikan bangsa dan negar,a kami akan lakukan itu bahkan kalau diminta lahan kami pun saya yakin Pak Prabowo akan kasih,” ujar Edhy di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/8).

Selain lahan milik Prabowo, ada juga lahan milik Hashim Djojohadikusumo, adik dari Prabowo Subianto, sebagian di Penajam Paser. Namun Edhy tidak mengetahui pastinya.

Yang jelas, menurutnya, Prabowo Subianto siap memberikan lahannya di Kaltim ‎untuk bangsa dan negara. “Ada sebagian (lahan Hashim Djojohadikusumo) tapi tidak tahu detail pastinya di mana,” ungkapnya.

Ketua Komisi IV DPR ini menambahkan, sedari awal Gerindra mendukung tentang pemindahan ibu kota negara tersebut. Bahkan dulu Gerindra sempat mengusulkan pemindahan ibu kota di Jonggol, Jawa Barat.

“Kami sampaikan, kami sendiri itu mengusulkan bukan di Kaltim, di Jonggol Kenapa harus ke Kaltim kalau di Jonggol bisa itu saran kami,” ungkapnya.

‎Sekadar informasi, dalam debat Pilpres 2019 lalu, capres petahana Jokowi menyinggung kepemilikan lahan milik calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

Gunung Api Slamet Berstatus Waspada, Aktivitas Meningkat

Bendera Bintang Kejora Dikibarkan di Kantor Bupati Deiyai

Forum Kemitraan BPJS Gelar Rapat Koordinasi

Bermodal Pistol Korek Api dan Borgol Mainan, Polisi Gadungan Ancam Warga

Presiden Hassan Rouhani Tak Tertarik Dialog dengan Trump

“Pak Prabowo memiliki lahan sangat luas di Kalimantan Timur, sebesar 220.000 hektar. Juga di Aceh Tengah 120.000 hektar,” ungkap Jokowi kala itu.

Sementara Prabowo Subianto juga mengakui penguasaan lahan seluas ratusan ribu hektare, masing-masing 220.000 hektar di Kalimantan Timur, dan 120.000 hektar di Aceh Tengah.

Namun, Prabowo menegaskan, status lahan tersebut merupakan hak guna usaha (HGU). “Saya juga minta izin tadi disinggung tentang tanah yang katanya kita kuasai di berbagai tempat. Itu benar,” kata Prabowo.

Dengan status HGU, Prabowo mengatakan, lahan tersebut merupakan lahan milik negara. Dengan begitu, bila sewaktu-waktu negara ingin mengambil, Prabowo akan merelakannya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...