Juliaman Saragih Sarankan Jokowi Ajak KPK Seleksi Menteri

Selasa, 27 Agustus 2019 10:24
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pendiri sekaligus Direktur Nation and Character Building Institute (NCBI), Juliaman Saragih mengatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi perlu melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam seleksi kandidat menteri.“Meskipun pengangkatan menteri adalah hak prerogatif presiden, tetapi menurut saya, untuk menteri yang akan menjabat, pola validasi menteri melalui stabilo merah KPK dan seleksi bersih diri melalui BIN dan BNPT wajib dipertahankan,” kata Juliaman Saragih kepada wartawan, Selasa (27/8).Juliaman juga mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar dilakukan penyampaian laporan kinerja kementerian per kluster.

Setahun, Utang Pemerintah Bertambah Rp346 TPermudah Cicilan Rumah, BTN Perbanyak KPR DP 1 PersenIstri Sewa Algojo Bunuh Suami dan Anak, Jasad Dibakar di MobilPertanian Butuh Alokasi ElpijiTeh Pisang, Ini Resep dan 5 Manfaat untuk Kesehatan

Dalam kesempatan itu, Juliaman mengkritik Koalisi Gemuk pada periode ke-2 pemerintahan Presiden Jokowi. Pasalnya, koalisi gemuk tersebut bakal berpotensi memunculkan perlambatan roda birokrasi dan eksekusi kebijakan.“Untuk mengelola koalisi gemuk dan menjaga keseimbangan bandul politik parlemen dan vested group terbuka opsi Wakil Menteri,” kata Juliaman Saragih.Menurut Juliaman Saragih, ke depan dimungkinkan strategi perampingan, pembelahan dan penajaman fungsi dan tugas kementerian, bahkan penambahan lembaga setingkat Menteri (badan legislasi nasional) termasuk Lembaga Dewan Kepresidenan. (jpnn)

Bagikan berita ini:
1
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar