Laode M Syarif Sesalkan Luhut Jadi Panelis Capim KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif angkat bicara terkait dipilihnya Luhut Pangaribuan sebagai panelis seleksi capim KPK periode 2019-2023.

Seperti diketahui, Luhut merupakan pengacara tersangka kasus suap pengadaan pesawat Airbus SAS dan mesin pesawat Rolls-Royce PLC di PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

KPK sendiri menyarankan bukan Luhut yang menjadi panelis dalam tes wawancara dan uji publik capim KPK periode 2019-2023.

“Apakah hanya itu pakar yang bisa diundang? Kan banyak banget juga pakar yang lain seperti itu,” kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (27/8).

Laode M Syarif menyampaikan, seharusnya panitia seleksi calon pimpinan KPK dapat memilih pakar hukum yang bukan pengacara dari seorang tersangka di KPK. Sebab hal tersebut akan berpengaruh dalam proses penilaian.

“Ya, itu kan tergantung penilaian dari Pansel. Tapi kalau misalnya baiknya, seharusnya kita cari ahli yang tidak sedang ada mengurus berkas kasus di KPK. Seperti itu menurut saya,” terang Laode M Syarif.

Kendati demikian, Laode M Syarif berharap Luhut dapat memberikan nilai terhadap 20 capim KPK yang mengikuti tes wawancara dan uji publik secara objektif. Namun, itu sepenuhnya kewenangan Pansel Capim KPK.

“Tetapi ya itu sekali lagi, itu adalah hak dari Pansel. Saya tidak bisa ikut campur,” pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...