Paling Lambat 2024, Proses Pemindahan Ibu Kota Baru Dimulai

Selasa, 27 Agustus 2019 07:10

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Target pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur yang dirancang pemerintah paling lambat 2024, kemungkinan bisa lebih cepat.Hal ini mengacu penjelasan Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN), Bambang Brodjonegoro di Kantor Presiden pada Senin (26/7).Terkait kerangka waktunya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) itu, menjelaskan langkah awal yang akan dilakukan pemerintah adalah penetapan lokasi persisnya dengan melibatkan gubernur.Sejalan dengan itu, pemerintah menyiapkan naskah akademik yang akan menjadi dasar pembuatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara yang baru. Sehingga pada 2020 merupakan fase persiapan sampai finalnya.”Maksudnya, sudah selesai 2020 baik masterplan, urban design, building design, sampai kepada dasar perundangan undangan terutama RUU dan juga kami siapkan lahan,” ucap Bambang.

Ibu Kota BaruPenasihat Mengundurkan Diri, KPK Tak PermasalahkanTKDD Belum Mengakselerasi Pertumbuhan EkonomiPutra AGH Sanusi Baco Meninggal DuniaBrigade Alsintan Diprogramkan Kementan untuk Bantu Petani

Dalam perencanaan Bappenas, pada 2020 akhir, tahapan konstruksi sudah bisa dimulai dalam tiga tahun berikutnya sehingga proses pindah ke ibu kota baru dilakukan pada 2024.

Bagikan berita ini:
7
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar