Luncurkan Beasiswa OSC, UMI Kerja Sama Medcom

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Muslim Indonesia (UMI) bekerja sama dengan situs berita dan video Medcom.id meluncurkan program Online Scholarship Competition (OSC), Rabu (28/08/2019)

OSC merupakan kompetisi beasiswa online pertama di Indonesia. OSC telah memasuki tahun ke-5 dan bekerjasama dengan 21 perguruan tinggi, termasuk UMI. Peluncuran kerja sama dilakukan di Grand Metro TV Lantai 3.

Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding, mengapresiasi kerja sama ini. “Alhamdulillah, UMI dipercaya sebagai mitra Medcom untuk memberikan beasiswa kepada lulusan SMA/SMK/sederajat untuk mendapatkan akses kuliah di perguruan tinggi, termasuk di UMI,” ungkapnya.

Program OSC sangat bermanfaat bagi UMI, selain meningkatkan nilai ketepatan input yang masuk di UMI juga memperluas sebaran asal mahasiswa dan inputnya terseleksi sebagai mahasiswa berprestasi.

“Program secara resmi dibuka pada 28 Agustus 2019 dan insyaallah akan diimplementasikan pada tahun ajaran 2020/2021,” ujar alumnus Fakultas Ekonomi UMI ini.

UMI secara rutin setiap tahun akademik menyalurkan 2,5 persen dari perolehan penerimaan mahasiswa baru dalam bentuk beasiswa mahasiswa binaan.

Prof. Basri Modding yang didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr Ir Hanafi Ashad MT dan Wakil Rektor V Bidang Kerja Sama, Prof Dr Ir Hatta Fattah MS.

Program kerja sama ini tidak hanya sebatas rekruitmen calon mahasiswa dalam negeri tapi juga membuka kesempatan kepada mahasiswa asing.

Selain itu, kerja sama kedua lembaga tidak hanya terbatas pada program beasiswa ‘OSC’ tapi juga program magang bagi mahasiswa UMI di Media group dan pengembangan media komunitas kampus.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, mengapresiasi perguruan tinggi yang terlibat dalam kerja sama Medcom dan berharap agar kualitas pendidikan lebih merata.

“Program ini sangat bagus dan memperbanyak kesempatan untuk mengakses ke perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang bermitra dengan Medcom memiliki reputasi yang tidak diragukan. Ke depannya, pemerintah akan fokus memberikan perhatian terhadap pemerataan kualitas pendidikan,” ungkapnya. (aas-rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...