Mobil Listrik Mulai Bergeliat, PLN Bangun Stasiun Recharging

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SOLO– Teknologi semakin berkembang di era revolusi industri 4.0. Tak terkecuali dunia otomotif. Nah, bicara dunia otomotif, belakangan ini mobil listrik mulai hadir di sejumlah kota besar di Tanah Air. Tak menutup kemungkinan hadir pula di Kota Solo dan sekitarnya.

Namun, fasilitas pendukung keberadaan mobil listrik belum memadai. Salah satunya stasiun recharging. Memfasilitasi mobil listrik, PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta punya wacana membangun stasiun tersebut.

“Di Solo memang belum banyak ya yang memiliki mobil listrik. Karena memang masih minim tempat recharging umum. Kami terus berupaya menutupi kekurangan ini dengan membangun stasiun recharging di beberapa tempat. Operasionalnya seperti SPB. Jika sewaktu-waktu butuh recharging tak perlu repot lagi,” jelas Kepala PT PLN UP3 Surakarta, Mundhakir, kemarin (27/8).

Mundhakir menilai operasional mobil listrik lebih murah dan hemat energi. Kelebihan lainnya, tidak ada emisi gas yang terbuang. Pemeliharaan juga mudah. Serta mengurangi polusi suara dan tidak mengeluarkan suara bising.

PLN optimistis kendaraan listrik bakal jadi pilihan di tengah masyarakat. Apalagi, mobil jenis ini dianggap ramah terhadap lingkungan. Dengan begitu, kendaraan listrik bisa menjadi salah satu solusi mengurangi polusi udara.

Samsung Resmi Umumkan Galaxy A50s dan Galaxy A30s

Kim Kardashian Ganti Nama Kimono dari Label Busananya

Paman dan Ponakan Jabat Pimpinan DPRD Pangkep

Swiss dan Kanada Siap Bangun Pendidikan Vokasi di PNUP

Bupati Sidrap Dollah Mando dan Kadiskominfo Hadiri Hakteknas

Sementara itu, menunjang kenyamanan pelanggan, PLN memberikan diskon tambah daya 50 persen. Khusus pelanggan hingga daya 197 kilo volt ampere (KVA). Program ini berlaku hingga 31 Oktober 2019. Sedangkan penyambungan sementara cukup membayar Rp 170.845 untuk daya 5.500 volt ampere (VA).

Asisten Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah Surakarta Agus Sutrisno menyambut positif gebrakan PLN. Pihaknya bakal mendukung dan mendorong program-program harga khusus tambah daya dan wacana mempromosikan mobil listrik di Kota Solo.

“Masyarakat harus siap menghadapi masa depan lewat transformasi kendaraan listrik. Namun, tetap harus ada regulasi khusus. Biar lebih tertib dan teratur penggunaannya,” urai Agus. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...