Kabinet Jokowi 2019-2024, Megawati: Saya Sih Menunggu Dulu

Kamis, 29 Agustus 2019 - 12:30 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024 masih belum jelas. Publik pun dibuat penasaran tentang siapa saja yang bakal dipilih Jokowi untuk membantunya dalam lima tahun mendatang.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri tampak santai. Dia mengaku tidak akan mendesak Jokowi untuk segera memastikan kabinet pemerintahan periode 2019-2024.

Menurut Megawati, soal Kabinet Jokowi 2019-2024 sebaiknya tidak terlalu dianggap hal paling krusial saat ini. Sebab, penyusunan kabinet itu memiliki prosedur. “Saya sih menunggu dulu pelantikan presiden. Sebelumnya ada pelantikan legislatif dulu,” ujar Megawati, Kamis (29/8).

Megawati menjelaskan, sudah ada tata pemerintahan yang efektif bersama prosedur-prosedurnya. Baru setelah pelantikan itu, selanjutnya dilakukan pembentukan kabinet.

Namun yang mesti diingat, pembentukan Kabinet Jokowi 2019-2024 adalah hak prerogatif presiden. Artinya penentu akhir tetaplah Presiden Jokowi. “Jadi penentu akhir tetaplah ada di Presiden Jokowi,” katanya.

Saat Kongres V PDIP yang lalu, Megawati memang sempat meminta agar partainya diberi jatah kursi kabinet terbesar. Namun, hal itu disampaikannya karena memang sedang kongres. Permintaan itu juga bukan berarti tidak tunduk kepada fakta politik Indonesia bahwa menentukan Kabinet Jokowi 2019-2024 adalah hak prerogatif seorang presiden.

“Menurut saya (pernyataan saya di Kongres itu, red) adalah biasa saja. Kenapa ya mesti sembunyi-sembunyi. Minta saja. Urusan dikasih atau tidak adalah kehendak presiden,” ungkapnya.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Bikin Gempar Dunia

Anggota TNI Serda Rikson Diserang di Mobil, Senjata Dirampas

Operasi Patuh Jaya 2019, 7 Pelanggaran Ini Jadi Target

Kebiri Kimia M Aris, Anunya Tidak Bisa Berfungsi 2 Tahun

Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Al-Mustafa Piknik di Borobudur

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri meminta kepada Presiden Jokowi agar partainya diberi jatah kursi menteri yang paling besar di antara partai politik lainnya.

Hal itu secara terbuka disampaikan Megawati dalam pidatonya saat pembukaan Kongres V PDI Perjuangan (PDIP) di Grand Inna Bali Beach Hotel, Kamis (8/8) lalu. Jokowi diharapkan memberikan jatah kursi menteri paling banyak kepada kader PDIP. Sebab PDIP sudah dua kali menjadikan Jokowi sebagai pemenang.

“Orang kita pemenang dua kali. Betul tidak? Saksikan ya. Iya dong. Jangan nanti, (Jokowi bilang, red) ‘Ibu Mega, saya kira karena PDIP sudah banyak kemenangan, sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma empat ya’. Endak mau. Tidak mau. Tidak mau. Tidak mau,” kata Megawati yang disambut riuh teriakan para kader PDIP.

“Ini dalam kongres partai ya Pak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP masuk ke kabinet dengan jumlah menteri yang terbanyak,” kata Megawati yang disambut teriakan gemuruh dari kader. (jp)

Loading...