Muhammad Tsani Annafari Pastikan Capim KPK Ini Langgar Etik

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Muhammad Tsani Annafari memastikan mantan Direktur Penindakan Irjen Firli Bahuri telah melakukan pelanggaran etik tingkat berat. Hasil itu juga sudah diputuskan oleh Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK. Firli disidang gara-gara bertemu dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Saat itu, KPK sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi terkait divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (PT NTT), sekarang bernama PT Amman Mineral Nusa Tenggara. TGB ketika itu merupakan salah satu pihak yang ditelisik penyelidik KPK. “Ketika itu, DPP sepakat bahwa ini (Irjen Firly) memenuhi kriteria pelanggaran etik berat,” kata Muhammad Tsani Annafari di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (28/8).
Lee Jong Hyun Umumkan Hengkang dari CNBLUE, Kecewa! Mengisap Vape Jadi Kebiasaan Berisiko Sebabkan Kematian? Masa Kehamilan, Ini Daftar Makanan yang Perlu Dihindari Rio Reifan Bakal Bernasib Sama Komedian Nunung Pernyataannya Viral di Medsos, Pengusaha Malaysia Minta Maaf pada Indonesia
Namun, KPK belum sempat menjatuhkan sanksi etik kepada jenderal polisi bintang dua tersebut lantaran Firli ditarik Polri dan langsung diangkat menjadi Kapolda Sumatera Selatan. "Dari awal, ini harus ada proses-proses yang harus diselesaikan. Cuma memang ada proses lain yang membuat itu tidak bisa tuntas,” tuturMuhammad Tsani Annafari . Firli saat ini termasuk dalam 20 calon pimpinan KPK periode 2019-2023 dan sudah melakoni uji publik, Selasa (27/8).
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan