Pernyataannya Viral di Medsos, Pengusaha Malaysia Minta Maaf pada Indonesia

Kamis, 29 Agustus 2019 09:07

FAJAR.CO.ID — Setelah video pernyataannya menyebar di dunia maya, akun media sosial Datuk Shamsubahrin Ismail langsung dibanjiri hujatan dan kecaman. Pemilik perusahaan taksi Big Blue asal Malaysia itu pun menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang menyulut kecaman di Indonesia.“Saya minta maaf atas pernyataan saya yang menyatakan Indonesia miskin. Indonesia selalu di hati saya, termasuk para penduduknya,” kata Shamsubahrin dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, seperti dilansir Malay Mail, Rabu (28/8).Dia menyatakan pernyataan itu disampaikannya hanya berdasarkan pemberitaan soal perekonomian Indonesia.Sebelumnya, dia menyebut menolak kehadiran ojek daring (Gojek) di Negeri Jiran, dan menyebut pekerjaan itu tidak cocok karena pemuda Malaysia tidak miskin seperti di Indonesia.“Saya mendapat sejumlah pesan yang masuk ke ponsel dari rekan-rekan di Indonesia, dan juga pengemudi Gojek. Kebetulan saya ada di dalam grup WhatsApp pengemudi Gojek dan Grab. Saya harap tidak ada demonstrasi dan hubungan negara tetap baik,” tuturnya.Pernyataan Shamsubahrin yang menyebut, Indonesia adalah negara miskin, sementara Malaysia adalah negara kaya sangat menyulut kemarahan masyarakat Indonesia. Pernyataan ini dianggap merendahkan profesi mitra pengemudi dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.“Ini negara miskin, kita negara kaya. Kalau Indonesia anak muda bagus, dia tak keluar, keluar negara untuk cari kerja. Gojek hanya untuk orang miskin seperti di Jakarta,” kata Shamsubahrin dalam video itu.

Bagikan berita ini:
8
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar