Kerusuhan di Jayapura Papua, Wapres JK Perlu Turun Tangan

Jumat, 30 Agustus 2019 13:05

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kerusuhan di Jayapura Papua. Masyarakat meluapkan emosinya dengan merusak fasilitas umum, bahkan hingga melakukan pembakaran.Anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid mengatakan, saat ini para tokoh-tokoh di Papua perlu turun tangan agar bisa mendinginkan situasi. Para tokoh ini diharapkan bisa berkomunikasi kepada masyarakat Papua untuk tidak lagi berbuat anarkis.“Pendekatan dialog dengan tokoh-tokoh jangan sampai turun ke jalan, jangan ada anarkis. Dibutuhkan tokoh yang bisa meredam untuk tidak anarkis dan kerusuhan di Jayapura Papua,” ujar Jazilul, Jumat (30/8).“Ini agar masalah bisa segera ditangani karena sudah meluas. Ini yang bisa mengatasi tokoh-tokoh masyarakat untuk bisa memadamkan amarah mereka,” tambahnya.‎Lantas apakah perlu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) turun tangan kerusuhan di Jayapura Papua? Mengingat JK sudah berpengalaman dalam mengatasi konflik. Seperti turun tangan mendamaikan antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 2005 silam.Jazilul pun mengiyakan bahwa Wakil Presiden JK bisa turun tangan. Termasuk juga tokoh lintas agama dan masyarakat yang dituakan di bumi cenderawasih tersebut. Hal itu dilakukan supaya kondisi kerusuhan di Jayapura Papua bisa damai kembali.“Yang turun tangan bisa Pak JK, bisa tokoh Papua, tokoh mahasiswa, agama semua. Kalau ini pendekatan kepada tokoh lokal dahulu,” katanya.Jazilul mengimbau dialog segera dilakukan. Sebab, aksi unjuk rasa masyarakat Papua ini dikhawatirkan ditunggangi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin membuat gaduh suasana. ‎”Karena saya takut ada yang ikut mendompleng kerusuhan ini,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
3
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar