Presiden Brasil Keluarakn Dekrit Larangan Pakai Api di Amazon

FAJAR.CO.ID, SAUPAOLO -- Presiden Brasil Jair Bolsonaro memberlakukan larangan 60 hari pembakaran hutan. Larangan ini dikeluarkan sebagai tanggapan atas krisis yang terjadi akibat kebakaran Hutan Amazon.

Dekrit yang dikeluarkan di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Brasil itu melarang semua penggunaan api di wilayah tersebut. Kegiatan pertanian masyarakat adat tak termasuk di dalamnya.

Mengutip The Telegraph, Bolsonaro menekankan bahwa larangan bersifat sementara. Dia beralasan, para petani di wilayah Amazon memiliki hak untuk membakar di tanahnya sendiri. "Itu adalah tradisi," ujarnya.

Lihat juga: Brasil Tolak Bantuan G7 untuk Padamkan Kebakaran Hutan Amazon Dalam menghadapi tekanan internasional, pemerintah Brasil akan meluncurkan serangkaian kebijakan pada pekan depan. Belum jelas apa yang akan dilakukan. Namun, kebijakan diharapkan dapat mengendalikan deforestasi yang menjadi salah satu penyebab kebakaran Hutan Amazon.

Kendati demikian, sejumlah aktivis lingkungan masih meragukan kebijakan yang dikeluarkan Bolsonaru, utamanya soal larangan pembakaran 60 hari. Mereka yakin larangan tak akan berhasil.

"Orang-orang yang membakar tanpa lisensi tidak akan patuh," ujar Rodrigo Junqueira dari Socio-Environmental Institute, mengutip AFP.

Tak hanya aktivis, keraguan juga dirasakan oleh masyarakat Brasil. "Itu tidak akan berguna," ujar seorang pemilik toko buah di Porto Velho. "Tidak ada pengawasan yang memadai."

World Wildlife Fund (WWF) mengatakan, Brasil telah memiliki undang-undang dan alat untuk mendeteksi deforestasi dan pembakaran ilegal. Lebih lanjut, yang tidak dimiliki Brasil adalah penegakkan hukum.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...