Sukriansyah S Latief, Lebih Cepat Mandiri

Jumat, 30 Agustus 2019 12:47
Sukriansyah S Latief, Lebih Cepat Mandiri

Aktivitas itupun berlanjut hingga ke bangku perkuliahan. Wadah organisasi jurnalistik Identitas menjadi tempat Uki menyalurkan hobinya untuk= menulis. Hobi itu, bahkan sudah menjadi kebutuhan.Hobi itu juga membuahkan hasil. Uki hanya diberi uang kuliah saat awal-awal semester. Selebihnya hasil dari kegiatan jurnalistik yang dipakai untuk membiayai kuliahnya hingga lulus di Fakultas Hukum.“Dia cinta dengan profesi itu. Bahkan selesai kuliah, dia tetap aktif di dunia jurnalistik. Masuk ke beberapa media sebagai kontributor, hingga ke FAJAR. Sampai menjadi pemimpin redaksi,” bebernya.Sangat berbeda dengan dirinya. Sulkaf lebih memilih menjadi PNS. Usai selesai kuliah, dia langsung mendaftar sebagai pegawai negeri. Sementara Uki fokus untuk mengembangkan diri sebagai jurnalis. Saat ini Uki merambah dunia usaha hingga memperlebar sayap di Jakarta. “Begitulah Uki. Dia lebih cepat mandiriketimbang saya. Saya fokus bantu orang tua, sementara Uki mengembangkan diri, dengan ikut beberapa organisasi,”jelas Sulkaf.Profesi yang digeluti Uki, membentuknya menjadi sosok yang bijak. Ia tegas dan keras tetapi soft. Ia mampu mengambil kebijakan secara bijak. Berbeda dengan dirinya yang keras. Uki mendekati sosok ibu, sementara dirinya mengikut sosok sang bapak.

Bagikan berita ini:
5
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar