Analisis Syamsuddin Radjab, Operasi Mandala dan Pedagang Bugis-Makassar dalam Kemajuan Ekonomi Papua

Sabtu, 31 Agustus 2019 13:49

Monumen pembebasan Irian Barat saat ini masih berdiri di Jl Jenderal Sudirman. “Kala itu, Makassar atau Sulsel menjadi punggung perjuangan saat itu untuk membebaskan Irian Barat,” katanya Direktur Jenggala Center ini, Sabtu, 31 Agustus.Sekadar diketahui, Jenggala Center adalah lembaga “think thank” bentukan dari Jusuf Kalla (JK).Selain itu, suku Makassar, Bugis, Toraja dan Mandar adalah pembangun dasar ekonomi dari Papua dan Papua Barat. “Itu sangat jelas kita bisa lihat pembangunan ekonomi di Manokwari, Jayapura, Wamena, Puncak Jaya dan daerah lainnya. Pokok katanya, dari sepanjang pesisir hingga pegunungan sumbangsi masyarakat Sulsel sangat berperan penting,” katanya. Bahkan, lanjut Syamsuddin Radjab, sepanjang garis perbatasan dengan Papua Nugini, sektor pendidikan dan ekonomi sangat ditopang dengan para perantau yang berasal dari Sulawesi Selatan, baik sebagai guru, pedagang dan pekerja lainnya disektor non-formal yang memajukan Papua.“Papua adalah kita, dan kita adalah Papua”, tutupnya. (taq)

Bagikan berita ini:
4
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar