Nyeri di Dada Belum Tentu Sakit Jantung, Ini Cara Mengatasinya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Nyeri dada adalah rasa sakit atau nyeri yang terasa di dada. Dapat berupa sensasi panas, tertusuk-tusuk, tertekan, terbakar. Nyeri dapat menjalar ke leher, rahang, punggung dan lengan.

Dokter Umum Puskesmas Tamamaung, dr Fatimah Radhi menjelaskan, umumnya ketika mendapatkan keluhan nyeri dada, pikiran selalu tertuju pada sakit jantung.

“Padahal, selain kelainan pada jantung, ada banyak penyebab lain yang bisa menimbulkan keluhan tersebut,” kata dr Fatimah.

Berikut adalah beberapa penyakit yang bisa menimbulkan keluhan nyeri dada:
– Penyakit jantung (serangan jantung, penyakit jantung koroner, dll)
– Penyakit paru-paru (pneumonia, asma, dll)
– Gangguan pencernaan (penyakit asam lambung [GERD], tukak lambung, dll)
– Masalah pada otot dan tulang dada (kostokondritis, fibromyalgia)
– Penyebab lainnya (stres atau cemas berlebihan, ketakutan, panik, dll), atau bisa juga nyeri dada melihat mantan duduk di pelaminan bersama orang lain. Hehehe…

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika nyeri dada? Menurut dr Fatimah, bila serangan nyeri dada terjadi, langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah segera minum air putih (lebih baik bila air hangat). Beristirahat (berbaring), kompres dingin daerah dada bisa dengan cold pack atau es.

“Namun, bila nyeri dirasakan sangat hebat atau tidak berkurang setelah beristirahat, segeralah ke fasilitas kesehatan (puskesmas atau rumah sakit) terdekat,” saran perempuan murah senyum ini. (sam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...