Produk Industri Plastik Lapas Cikarang Tembus Pasar Italia

Sabtu, 31 Agustus 2019 19:52
Belum ada gambar

Lapas Cikarang, menurut Kadek, memang diarahkan untuk menjadi Lapas industri, yakni lapas yang kegiatan pembinaan keterampilan dan wirausahanya diarahkan kepada bidang industri kecil dan menengah. Untuk itu, selain ada pembinaan wajib, yakni pembinaan karakter dan pembinaan keagamaan, kepada warga binaan pun diberikan tawaran dan seleksi untuk bergabung ke dalam kelompok kerja-kelompok kerja (Pokja) industri tertentu.Selain Pokja industri plastik yang kian menjadi ikon lapas tersebut, di Cikarang pun memiliki Pokja industri laundry, bakery, otomotif, industri kreatif, industri majun dan sebagainya.Di industri plastik saat ini sudah ada empat mesin, yang menyerap 80-an tenaga kerja dalam empat giliran kerja (shift). Keempat mesin itu bekerja 24 jam karena membludaknya pesanan. Kecuali saat mati listrik, seperti juga yang terjadi pada hari  kami datang.“Mitra kami, PT Glory Karsa Abadi, tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan Korea. Bila itu tembus, kami pastikan akan ada penambahan mesin hingga menjadi 12 mesin siap kerja,” kata Kadek.Menurut dia, dari 1757 warga binaan, 864 WBP atau lebih dari setengahnya aktif bergabung di berbagai pokja industri yang ada. “Karena ada juga yang statusnya masih tahanan, atau sedang menjalani isolasi karena pelanggaran, mereka belum bisa berpartisipasi.”Alhasil, prestasi yang telah dicapai pun sangat beragam. Lapas Cikarang atau Lacika dalam sebutan akrab para warga binaannya, telah memenuhi keperluan banyak kedai kopi dengan set meja barista dan peralatan minum kopi dari kayu. Belum lagi setidaknya 1.700 potong roti yang dihasilkan Pokja Bakery dalam sehari dengan berbagai varian.

Bagikan berita ini:
1
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar