Produk Industri Plastik Lapas Cikarang Tembus Pasar Italia

Sabtu, 31 Agustus 2019 19:52
Produk Industri Plastik Lapas Cikarang Tembus Pasar Italia

Tetapi kata Kadek, tak semua upah itu diberikan kepada warga binaan secara tunai. “Ada yang kami tabungkan untuk WBP ambil saat mereka bebas. Setengah besaran upah kami masukkan ke dalam rekening yang kami buatkan.”Yang saat ini tengah dijajaki, Lacika akan bekerja sama dengan lembaga sertifikasi melakukan uji dan pemberian sertifikat kepada para WBP yang bekerja di Pokja-pokja tersebut. Kadek berharap, dengan begitu para WBP yang bekerja bisa diberikan sertifikat dari sebuah lembaga yang kredibel. Selama ini Lacika hanya memberikan surat keterangan kerja yang kian hari dirasa kurang layak.Apresiasi industri di luar halaman lapas pun begitu tinggi untuk menerima para WBP terampil itu. Sebut saja Mujiana, pekerja Pokja Kulit yang telah dilirik sebuah pabrik pembuatan barang-barang kulit di Bekasi untuk bekerja pada saatnya bebas nanti.“Saya pastikan PT sudah mau menerima,”kata Suyitno, pelatihnya yang bukan warga binaan. Padahal, baru dua tahun mendatang Mujiana bebas.Dalam kesempatan berbeda Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menegaskan bahwa pihaknya harus terus kreatif dan mampu beradaptasi dalam perubahan zaman yang semakin kompetitif. Dirjen Utami bahkan menegaskan, seyogyanya pemasyarakatan itu bisa membentuk warga binaan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Bagikan berita ini:
6
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar