Menristekdikti Mohamad Nasir Tantang Tanoto Ciptakan Riset


FAJAR.CO.ID, RIAU — Riset sungguh penting dalam menciptakan inovasi. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Menristekdikti Mohamad Nasir menekankan hal itu pada peresmian gedung Kerinci Tissue Culture Tanoto Found, di Pangkalan Kerinci, Riau, Minggu, (1/9/2019).Menristekdikti Mohamad Nasir berkata, riset yang didalami secara serius akan menghasilkan inovasi yang berdaya saing. Seperti dalam mengembangkan mutu dan kuantitas pada sebuah jenis tanaman. “Biasanya makin luas lahan, maka produksi yang dihasilkan juga tinggi. Itu biasa. Namun dengan riset kita mampu meningkatkan volume atau produksi dengan luas lahan yang sama,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir.Metode tissue culture bisa menjawab tantangan tersebut. Makanya, Menristekdikti Nasir sangat mengapresiasi ketika Tanoto Foundation mampu menghadirkan gedung yang mengembangkan tanaman dengan metode tissue culture. “Tadi saya dengar baru sekitar 100 ribu setiap satu lembar daun. Bisa tidak satu lembar daun mampu menghasilkan satu juta bibit? Menurut saya tantangan itu pasti bisa kita wujudkan. Dengan metode tissue culture hal itu bisa kita wujudkan,” tandas Menristekdikti Mohamad Nasir.

Guru Besar Beri Masukan Ini Kepada Jokowi Soal Capim KPKPartai Keadilan Sejahtera Tolak Iuran BPJS Naik, Ini AlasannyaWarga Binaan Unjuk Bakat di Depan Gubernur SulbarKelompok Asing Ingin Perkeruh Kerusuhan PapuaKapolri Jenderal Tito Karnavian: Rusuh Papua Berkaitan Kelompok Internasional

Tissue culture sendiri merupakan suatu teknik untuk mengisolasi, sel, protoplasma, jaringan, dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik, sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali.

Komentar

Loading...