Biaya Pendidikan Picu Inflasi di Sulsel

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis pada Agustus 2019 terjadi inflasi sebesar 0,36 persen. Peyumbang terbesar ada di kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga. Kepala Badan Pusat Statistik Sulsel, Yos Rusdiansyah menjelaskan, bahwa penyebab utama dari inflasi pada Agustus 2019 lalu terjadi pada kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olahraga. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 1,54 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,095 persen. "Ini karena adanya kenaikan biaya sekolah tahun ajaran baru SD hingga perguruan tinggi," kata Yos di kantornya, Senin, 2 Agustus. Biaya sekolah naik. SD sebesar 0,04 persen, SMP-SMA masing-masing 0,02 persen dan kenaikan uang akademi atau kuliah 0,01 persen. "Juli-Agustus memang biasanya biaya pendidikan akan naik karena itu tahun ajaran baru," jelasnya. Dibandingkan bulan sebelumnya, pada Juli 2019, justru terjadi deflasi -0,05. Demikian jika dibandingkan pada Agustus 2017 dan 2018, juga terjadi deflasi. Pada 2017 (-0,26) dan pada 2018 (-0,10). Inflasi bulan Agustus 2019 juga ditopang oleh kelompok bahan makanan dan sandang yang masing-masing menyumbang 0,72 persen. "Sandang, perhiasan, masih cukup besar pengaruhnya. Agustus banyak pesta-pesta pernikahan bahkan diprediksi sampai September ini," jelasnya. Sementara untuk kelompok kesehatan terjadi deflasi sebesar -0,14 dengan andil deflasi -0,006. "Ini karena penurunan beberapa komunidas seperti sabun, handbody, dan komuditas yang masuk kelompok kesehatan perawatan kosmetik," bebernya. (tam)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan